Berita  

35 Titik Jalan Rusak di Kendal Akan Diperbaiki Tahun Ini

Bupati Kendal, Dico Ganinduto bersama DPUPR Kendal saat meninjau lokasi perbaikan jalan. (dok pemkab)
Bupati Kendal, Dico Ganinduto bersama DPUPR Kendal saat meninjau lokasi perbaikan jalan. (dok pemkab)

Lingkar.co – Pemerintah Kabupaten Kendal, terus berupaya untuk memperbaiki jalan rusak demi kenyamanan berkendara bagi masyarakat dan pengguna jalan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Kendal, Sudaryanto, mengatakan, sebelumnya Pemkab Kendal sudah melakukan perbaikan jalan rusak ringan pada awal tahun 2023.

Pada akhir bulan Mei mendatang, akan dilakukan rekontruksi jalan dan rehabilitasi yang tersebar di 35 titik yang ada di wilayah Kabupaten Kendal.

2023-12-tgl-13-larangan-kampanye

Adapun titik loaksi yang memili kerusakan terbanyak yakni, Kecamatan Rowosari dan Kecamatan Ringinarum.

“Dua kecamatan tersebut mendapatkan kesempatan pengembangan. Jadi biar infrastrukturnyasetara dengan kecamatan lainnya yang sudah lama berdiri,” katanya, Jumat (12/5/2023).

2023-12-tgl-13-pihak-yang-dilarang-ikut-kampanye

Dia menjelaskan, nilai tertinggi dalam perbaikan jalan rusak ini berada di ruas jalan Getas-Kaliputih, Kecamatan Singorojo yang mencapai Rp5 miliar, yang bersumber dari bantuan keuangan Provinsi Jawa Tengah untuk pemerintah Kabupaten/Kota.

Png-20230831-120408-0000

“Tendernya sudah masuk UKPBJ, tinggal nanti di akhir bulan Mei sudah kontrak semua. Sehingga bisa langsung dikerjakan,” katanya.

Selain itu, DPUPR Kendal telah melakukan pendataan kondisi jalan mantap hingga akhir 2022 kemarin.
Saat ini kondisi jalan mantap atau kondisi jalan baik dan sedang di Kendal mencapai 89 persen. Sisanya 10,7 persen itu, optimistis akan selesai tahun ini.

Sudaryanto juga mengatakan, anggaran dari Pemkab Kendal juga terbatas untuk infrastruktur.
Karena itu, pihaknya menggunakan strategi pemeliharaan jalan dan upgrade peralatan jalan.
Hal itu supaya hasil dari perbaikan dan pemeliharaan jalan bisa lebih optimal.

Meski begitu, perlu material yang cukup untuk pemeliharaan jalan.

“Agar dana yang terbatas itu bisa optimal kita pakai strategi dan fokus ke pemeliharaan. Supaya jalan yang kondisinya sedang itu bisa kita jaga tetep sedang. Kemudian jalan yang kondisinya rusak ringan bisa kita tingkatkan menjadi sedang, sehingga kondisi jalan mantap kita jadi bertambah. Untuk SDM kita sudah siap, tinggal materialnya yang belum cukup,” pungkasnya.

Penulis : Wahyudi
Editor : Kharen Puja Risma

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *