Banyak Aspal Jalan yang Mengelupas di Kota Semarang

  • Bagikan
PARAH: Kerusakan jalan Usman Jannatin yang berada di Kawasan Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang Utara. (DINDA RAHMASARI TUNGGAL SUKMA /KORAN LINGKAR JATENG)
PARAH: Kerusakan jalan Usman Jannatin yang berada di Kawasan Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang Utara. (DINDA RAHMASARI TUNGGAL SUKMA /KORAN LINGKAR JATENG)

SEMARANG, Lingkar.co – Jalan rusak dan berlubang masih menjadi problematika yang serius di Kota Semarang. Terlebih pascahujan lebat yang mengguyur pada Jumat (5/2) hingga Sabtu (6/2) lalu, semakin banyak aspal yang mengelupas.

Hal ini tentunya berbahaya bagi pengendara yang melintas, karena tidak sedikit dari mereka yang terjatuh karena jalanan yang berlubang.

Ads Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022

Berdasarkan hasil pantauan, Jalan Usman Jannatin yang berada di Kawasan Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang Utara ini merupakan salah satu jalan yang memiliki kerusakan cukup parah. Tepatnya di jalanan sekitar Cabang Kejaksaan Negeri Kota Semarang di Pelabuhan Semarang.

”Jalanya bahaya banget ya, apalagi rusaknya sampai seperti ini. Ini kan arah menuju ke pelabuhan juga. Kalau tidak segera diperbaiki, sangat mengganggu perjalanan,” ujar Putra, pengguna jalan.

Jalan Usman Jannatin merupakan salah satu akses menuju Pelabuhan Tanjung Mas. Sebagai jalan yang cukup sering dilalui oleh pengendara, tentunya hal ini harus segera ditangani agar tidak membahayakan pengendara.

Keluhan juga datang dari Riski, pengendara sepeda motor yang sering melintas di jalan itu. Ia mengimbau kepada pengguna sepeda motor untuk tidak berada di belakang mobil. Dikhawatirkan hal ini akan membahayakan mereka apabila tidak tahu ada lubang di depannya karena tertutup mobil.

Selain itu jalanan yang rusak membuat pengendara harus lebih hati-hati saat melintas dan mengurangi kecepatan. “Apalagi kalau hujan, bahaya. Kita jadi tidak tau ada lubang, padahal dalam juga itu,” ujar Riski.

Curah hujan yang masih tinggi dan daerah Semarang Utara yang sering terjadi rob menyebabkan jalan rusak parah. Jalan yang berlubang akan tergenang air sehingga terllihat menyerupai jalanan yang normal.

Padahal lubang yang ada di sekitar jalanan tersebut cukup dalam dan juga lebar. Sehingga sangat berbahaya untuk pengendara yang tidak tahu atau baru melintasi jalan tersebut.

”Harapannya untuk segera diperbaiki, soalnya yang lewat sini kan juga banyak. Bahaya sekali apalagi untuk pengendara sepeda motor,” harapnya. (nda/one) 

Sumber: Koran Lingkar Jateng

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.