Bedah 17 Rumah Tak Layak Huni

  • Bagikan
KOMPAK : Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat foto bersama dengan Kepala Unit Komunikasi dan CSR, Dharma Sunyata saat menyerahkan bantuan program perbaikan RTLH, Desa Sambongrejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora. (DOK. LINGKAR JATENG)
KOMPAK : Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat foto bersama dengan Kepala Unit Komunikasi dan CSR, Dharma Sunyata saat menyerahkan bantuan program perbaikan RTLH, Desa Sambongrejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora. (DOK. LINGKAR JATENG)

REMBANG, lingkar.co – Semen Gresik secara konsisten melaksanakan berbagai program kepedulian sosial, salah satunya melalui pilar SG Sehat dengan program Pembangungan Rumah Layak Huni. Semen Gresik telah merealisasikan 12 rumah layak huni dengan total nilai 600 juta rupiah dan mendukung seluruh kebutuhan semen dalam pembangunan 17 rumah untuk masyarakat tidak mampu yang disinergikan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Semen Gresik menyerahkan bantuan program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada warga Desa Sambongrejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, baru-baru ini. Acara penyerahan bantuan ini dibuka dan diresmikan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen.

Ads Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jawa Tengah mengucapkan terima kasih kepada PT. Semen Gresik atas bantuan yang diberikan dalam kegiatan ini. Bantuan ini menjadi wujud sinergi pemerintah Provinsi Jawa Tengah, khususnya Biro Kesejahteraan Rakyat (KESRA) bersama Semen Gresik dalam menurunkan angka kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat di Jawa Tengah.

Kepala Unit Komunikasi dan CSR, Dharma Sunyata, menyampaikan bahwa Semen Gresik senantiasa memberikan bantuan kepada masyarakat agar memiliki tempat tinggal yang layak. Pada program sinergi bersama Pemprov Jawa Tengah dalam pembangunan 17 RTLH untuk masyarakat Jawa Tengah, Semen Gresik memberikan bantuan berupa 360 zak semen yang ditujukan untuk 15 kepala keluarga.

“Bantuan yang kami salurkan bersinergi dengan Pemprov Jawa Tengah ini adalah upaya mendukung program peningkatan taraf hidup masyarakat yang kurang mampu, salah satunya dengan menyediakan tempat tinggal yang layak. Kami berharap niat baik ini mampu menginspirasi instansi maupun pihak-pihak lain untuk dapat melakukan hal yang sama,” kata Dharma Sunyata.

Kepala Desa Sambongrejo, Siswandi, menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat yang menerima bantuan ini sangat baik dan antusias, karena terbukti manfaatnya dapat dirasakan secara nyata untuk masyarakat penerima manfaat.

“Bantuan dari Semen Gresik ini sangat berarti bagi masyarakat, karena sebelumnya tidak memiliki lantai, dinding (setengah badan), dan kamar mandi, kini masyarakat punya fasilitas itu. Kami ucapkan terima kasih atas bantuan dari Semen Gresik, kami akan manfaatkan bantuan ini untuk keperluan masyarakat secara maksimal,” kata Siswandi.

Dalam upaya untuk meningkatkan kualitas kesehatan serta pengentasan kemiskinan, di tahun 2020 Semen Gresik melalui program CSR pilar SG Sehat melaksanakan pembangunan 30 rumah layak huni. Melalui program ini Semen Gresik telah mewujudkan 96 rumah layak huni dari tahun 2016 hingga 2020 dengan total anggaran lebih dari 3 Miliar rupiah untuk wilayah di Kabupaten Rembang dan Blora. (pal/aji)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.