Lingkar.co – Perum Bulog Cabang Pati, Jawa Tengah, memastikan ketersediaan bahan pokok di wilayah kerjanya masih dalam kondisi aman. Salah satu komoditas utama, yakni beras, dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga sekitar tujuh bulan ke depan.
Pimpinan Cabang Bulog Pati, Meitha Nova Riany, menyampaikan bahwa saat ini cadangan beras pemerintah (CBP) yang tersimpan di gudang Bulog mencapai 67.225 ton.
“Saat ini stok beras cadangan beras pemerintah (CBP) yang berada di gudang Bulog mencapai 67.225 ton. Jumlah tersebut diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat antara 6-7 bulan ke depan,” kata Meitha, Selasa (10/3/2026).
Selain menjaga kecukupan stok, Bulog juga akan segera menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat. Dalam waktu dekat, bantuan beras yang akan didistribusikan diperkirakan mencapai lebih dari 16.000 ton.
Bulog juga terus melaksanakan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Penyaluran beras dilakukan melalui pasar serta berbagai kegiatan seperti Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar bersama pemerintah daerah, Dinas Perdagangan, dan Dinas Ketahanan Pangan.
Menurut Meitha, penyaluran stok ke pasar dilakukan secara berkala untuk menjaga stabilitas pasokan sekaligus mencegah kelangkaan di masyarakat.
Menurut Meitha pihaknya secara rutin melakukan penyaluran stok ke pasar agar tidak terjadi kekosongan pasokan. Dengan langkah tersebut, Bulog memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Selain beras, Bulog Pati juga memastikan ketersediaan minyak goreng merek Minyakita dalam kondisi aman. Saat ini, stok Minyakita yang tersedia sekitar 550 ton, dan setiap bulan Bulog masih menerima tambahan pasokan antara 300 ribu hingga 1 juta liter.
“Untuk Minyakita masih cukup aman, begitu juga dengan beras medium,” jelasnya.
Sementara itu, stok gula pasir di gudang Bulog Pati saat ini mencapai sekitar 2.700 ton. Jumlah tersebut diperkirakan dapat mencukupi kebutuhan masyarakat hingga tiga bulan ke depan. Persediaan gula juga akan terus ditambah seiring dimulainya musim giling dari sejumlah pabrik gula, termasuk yang berada di wilayah Blora.
Adapun sebaran stok beras Bulog di wilayah kerjanya meliputi Blora sebanyak 8.500 ton, Pati 26.000 ton, Kudus 2.100 ton, Jepara 15.000 ton, serta Rembang (Kedungrejo) sekitar 8.000 ton.
Dengan kondisi stok yang tersedia saat ini, Bulog memastikan distribusi bahan pangan di wilayah Pati dan sekitarnya tetap terjaga sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. (*)
