Lingkar.co – Aksi penganiayaan berat terjadi di Dukuh Sasak, Desa Buluroto, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, pada Kamis (12/3/2026) malam. Seorang pemuda berinisial MS (20) nekat menusuk korban berinisial G (19) menggunakan pisau kecil setelah terlibat pertikaian yang dipicu aksi saling ejek.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB di depan masjid setempat. Saat itu, MS baru saja pulang setelah membantu orang tuanya berjualan. Ketika melintas di depan masjid, ia diduga dipanggil dan diejek oleh rombongan korban.
Awalnya, pelaku memilih mengabaikan ejekan tersebut dan melanjutkan perjalanan pulang. Namun tak lama kemudian, MS kembali keluar rumah dengan berboncengan bersama rekannya.
Di tengah perjalanan, ia kembali bertemu dengan rombongan korban yang sebelumnya mengejeknya. Merasa tidak terima, MS kemudian menghentikan sepeda motornya dan menghampiri rombongan tersebut untuk menanyakan maksud ejekan yang ditujukan kepadanya.
Pertemuan itu justru memicu cekcok mulut yang semakin memanas hingga berujung perkelahian fisik.
Di tengah perkelahian tersebut, MS mengeluarkan sebilah pisau kecil yang telah disiapkan di saku celananya. Pisau itu kemudian digunakan untuk menusuk korban.
Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto melalui Kapolsek Banjarejo AKP Gembong Widodo membenarkan adanya peristiwa penganiayaan tersebut.
“Benar telah terjadi tindak pidana penganiayaan. Pelaku awalnya berhenti untuk menanyakan maksud ejekan rombongan korban hingga terjadi cekcok yang berlanjut pada perkelahian. Saat itulah pelaku mengeluarkan pisau dari saku celana dan menusukkannya ke arah leher kanan serta punggung korban,” ujar AKP Gembong Widodo, Jumat (13/3/2026).
Akibat serangan senjata tajam itu, korban mengalami luka robek serius di bagian leher dan punggung. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera membawa korban ke Rumah Sakit Permata Blora untuk mendapatkan penanganan medis.
Polisi yang menerima laporan langsung bergerak ke lokasi. Unit Reskrim Polsek Banjarejo yang dipimpin Aiptu Joko Mei melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan barang bukti berupa pisau yang digunakan pelaku.
“Pelaku saat ini sudah kami amankan di Mapolsek Banjarejo untuk proses penyidikan lebih lanjut,” tegas Kapolsek.
Terkait dugaan adanya pengeroyokan dalam peristiwa tersebut, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman lebih lanjut.
Saat ini situasi di Desa Buluroto dilaporkan sudah kondusif. Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi serta menyerahkan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. (*)
