Elektabilitas Melejit, Gus Muhaimin Yakin PKB Ukir Sejarah Baru di Pemilu 2024

Ketum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Pemenangan PKB Zona Jateng-DIY di Kota Solo, Sabtu (25/3/2023). Foto: Tim Media PKB

Lingkar.co – Ketua Umum (Ketum) PKB, Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin, optimis bisa mengukir sejarah baru pada pemilu 2024.

2023-12-tgl-13-larangan-kampanye

Keyakinan Gus Muhaimin, merujuk hasil sejumlah lembaga survei yang menempatkan elektabilitas PKB pada posisi kedua dan ketiga teratas.

Survei terbaru SMRC dan Indo Barometer, elektabilitas PKB berada di tiga besar parpol teratas. Bahkan, mengalahkan Partai Golkar.

2023-12-tgl-13-pihak-yang-dilarang-ikut-kampanye

Hal tersebut Gus Muhaimin ungkapkan saat memberikan pengarahan pada Rapat Koordinasi Pemenangan PKB Zona Jateng-DIY di Kota Solo, Sabtu (25/3/2023).

Png-20230831-120408-0000

“Bahkan, di beberapa survei kita juara dua mengalahkan Gerindra,” ujar Gus Muhaimin.

Dia mengatakan, optimisme seluruh kader semakin menggelora, jika melihat tren peningkatan elektabilitas PKB dari bulan ke bulan berdasarkan hasil survei.

“Ini kita patut syukuri. Insya Allah untuk capres di lingkungan pesantren NU kita sudah terdepan. Mesin politik kita terus jalan dan panas,” ucapnya

“Alhamdulillah di Jatim kita nomor satu, di Jateng survei tetap juara dua, Bagaimana sekarang bisa mendekat ke nomor satu,” sambungnya.

Menurut Gus Muhaimin, PKB memiliki kekuatan tidak hanya kekuatan Islam dan santri, tapi juga kekuatan Jawa.

Bahkan saat ini, ia menilai, kekuatan PKB semakin merata di luar Jawa, seperti Papua dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Elektabilitas PKB juga sangat bagus dan merata di beberapa daerah di luar Jawa,” ucap Wakil Ketua DPR itu.

“Kekuatan kita lengkap. Kita punya akar yang kuat. Kita punya rute panjang dan mengakar,” lanjutnya.

Gus Muhiamini, menilai bahwa PKB punya akar Nahdliyin dan Nahdliyat yang luar biasa.

“Bukan hanya NU sebagai organisasi, tapi karena perangkat doktrin, ajaran Ahlussunnah Waljamaah yang lengkap,” ucap pria yang juga akrab disapa Cak Imin itu.

Ketum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Pemenangan PKB Zona Jateng-DIY di Kota Solo, Sabtu (25/3/2023). Foto: Tim Media PKB

Momentum Ukir Sejarah

Gus Muhaimin mengajak seluruh kader dan jajaran pengurus PKB untuk menjadikan Pemilu 2024 sebagai momentum untuk mengukir sejarah.

“Kita ini sangat beruntung menjadi bagian yang akan menulis sejarah masa depan,” katanya di hadapan para kader, pengurus dan caleg PKB se-Jateng dan DIY.

Menurut Gus Muhaimin, memenangkan Pemilu 2024 merupakan sebuah perjalanan dan perjuangan yang sangat serius.

“Kita boleh berjuang dengan bercanda, tapi jangan jadikan perjuangan ini bahan candaan. Doktrin kita untuk memimpin bangsa ini sangat lengkap,” ucapnya.

Dia mengatakan, saat ini PKB menjadi partai yang disukai oleh orang-orang diluar kader internal

Hal tersebut, kata Gus Muhaimin, dibuktikan dengan banyaknya caleg PKB yang berasal bukan dari kader internal.

“Pak Susno Duadji (mantan Kabareskrim) saya tanya kenapa tertarik menjadi caleg PKB? Beliau menjawab, ‘bapak saya nahdliyin’. Ini artinya PKB ini akarnya kuat,” ucapnya.

“Terus ada Norman Kamaru mengapa masuk PKB? Katanya karena tertarik dengan PKB. Ini artinya ranting kita menjulang,” lanjutnya.

Oleh karena itu, Gus Muhaimin, berpesan kepada seluruh kader, caleg dan pengurus PKB di semua level untuk mempersiapkan pemilu sebaik mungkin.

“Rakyat menitipkan perjuangan politik di pundak kita,” pungkasnya.

Survei SMRC

Sebelumnya, Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei terbaru terkait tingkat elektabilitas partai politik jelang Pemilu 2024.

Direktur Riset SMRC, Deni Irvani, mengatakan, hanya tiga partai yang mengalami kenaikan elektabilitas pada survei jelang Pemilu 2024, yakni PDIP, Gerindra dan PKB.

Hasil survei terbaru SMRC, elektabilitas PDIP meningkat dari Pemilu 2019 sebesar 19,3 persen, menjadi jadi 23,4 persen (Maret 2023) di posisi pertama.

Gerindra pada posisi kedua. Partai besutan Prabowo Subianto ini, mengalami peningkatan elektabilitas dari 12,6 persen menjadi 14,1 persen (Maret 2023).

Sedangkan PKB, kata Deni, berhasil merangsek ke posisi ketiga. Elektabilitasnya juga naik dari 9,69 persen menjadi 10,3 persen (Maret 2023), mengungguli Golkar.

Deni mengatakan, Golkar dan partai lainnya mendapatkan dukungan lebih rendah dari perolehan Pemilu 2019 berdasarkan survei terbaru SMRC.

Golkar menempati posisi keempat dengan 9,1 persen. Urutan kelima ada NasDem dengan 7 persen.

Kemudian, urutan keenam, Partai Demokrat dengan 5,9 persen. Disusul PKS di urutan ketujuh dengan 5,7 persen.

lalu, kata Deni, ada PPP dengan 2,4 persen, PAN 1,9 persen, Perindo 1,7 persen, dan PSI 1,1 persen.

“Sementara partai lainnya hanya mendapatkan suara di bawah 1 persen,” ucapnya,” paparnya, Minggu (19/3/2023).

Dia mengatakan, survei dilakukan secara random (stratified multistage random sampling) terhadap 1.220 responden, melalui wawancara tatap muka pada 2-11 Maret 2023.

Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut, diperkirakan sebesar ± 3,1 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen (asumsi simple random sampling).

Survei Indo Barometer

Sementara itu, Indo Barometer, juga merilis hasil terbaru terkait elektabilitas parpol.

“Jika dilihat dari kacamata hasil survei 2023, kelihatannya masih sama,” ucap Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari, Selasa (21/3/2023).

Dia mengatakan, PDI Perjuangan menempati urutan teratas dengan elektabilitas di angka 20,1 persen.

Lalu disusul, Gerindra 11,9 persen, PKB 8,7 persen, dan Golkar 7,7 persen.

Survei ini digelar dalam kurun waktu 12 hingga 24 Februari 2023 di 33 provinsi, dengan melibatkan 1.230 responden.

Qodari mengklaim bahwa tersebut, memiliki tingkat kepercayaan 95 persen, dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen.*

Penulis: M. Rain Daling
Editor: M. Rain Daling

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *