Jalan Berlubang di Kudus Terus Bertambah

  • Bagikan
BERTAMBAH: Kondisi jalan rusak di ruas jalan Kudus-Jepara, tepatnya di depan Terminal Jetak, Kecamatan Kaliwungu, Kudus. (NISA HAFIZHOTUS SYARIFA/LINGKAR JATENG)
BERTAMBAH: Kondisi jalan rusak di ruas jalan Kudus-Jepara, tepatnya di depan Terminal Jetak, Kecamatan Kaliwungu, Kudus. (NISA HAFIZHOTUS SYARIFA/LINGKAR JATENG)

KUDUS, Lingkar.co – Sejumlah jalan yang ada di Kabupaten Kudus banyak yang rusak dan berlubang. Kerusakan ini diperparah dengan adanya genangan air akibat curah hujan tinggi yang terjadi belakangan ini.

Hal ini tentu menyebabkan jalanan menjadi licin yang membahayakan bagi para pengguna jalan. Banyak warga yang mengeluhkan masalah tersebut.

Ads Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022

Salah satunya Masdi, 58, yang merupakan warga Desa Papringan, Kecamatan Kaliwungu, Kudus. Ia mengatakan, jalan raya Kudus-Jepara, tepatnya di depan terminal Jetak kerusakanya sudah parah. 

Sudah banyak pengguna jalan yang menjadi korban dari lubang-lubang yang menganga di jalan raya itu. Terutama bagi kendaraan roda dua yang melintas. 

“Sepanjang jalan ini hampir rusak semua, di sini juga hampir setiap hari ada yang jatuh akibat lubang jalan itu,” ujar Masdi. 

Pengguna jalan harus lebih ekstra berhati-hati ketika melintas. Karena jika lengah sedikit saja, bisa membahayakan dirinya maupun pengguna jalan lain yang turut melintas di jalan tersebut. 

Masdi menambahkan, sebenarnya jalan di depan terminal tersebut sudah sempat di perbaiki beberapa bulan lalu. Tapi kemudian sekitar sebulan lalu kembali mengalami kerusakan akibat lalu lalang kendaraan yang semakin banyak dan curah hujan yang tinggi. “Sudah pernah ditambal tapi yaa baru sebentar sudah rusak lagi,” kata dia. 

Ia pun berharap pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi bisa segera bertindak menangani masalah tersebut. Perbaikan perlu segera dilakukan supaya tidak membahayakan pengguna jalan maupun warga setempat.

“Kalau bisa ya segera ditambal lagi yang bagus, soalnya di sini kan ramai jalannya, kalau jatuh berbahaya,” tuturnya. 

Jika jalan raya itu bisa mulus dan tidak berlubang lagi, aktivitas masyarakat setempat juga lebih nyaman dan aman. Tidak perlu khawatir ketika melintas di jalan raya yang padat itu. 

“Kalau sudah diperbaiki kan nanti bisa lebih lancar lalu lintas di sini,” tandasnya.(isa/one)

Sumber: Koran Lingkar Jateng 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.