Lingkar.co – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menegaskan komitmen menjaga jati diri daerah. Untuk itu ia menekankan pentingnya menggali dan melestarikan budaya sebagai fondasi karakter masyarakat Sumedang.
Menurut Dony, budaya bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan energi hidup yang harus terus dirawat dan dikembangkan.
“Kami harus terus menggali budaya baru tanpa melupakan budaya yang sudah ada. Melestarikan budaya adalah bagian dari menjaga identitas dan jati diri sebagai masyarakat Sumedang,” ujarnya.
Ia menyampaikan hal itu saat menghadiri Ekosistem Budaya Kasumedangan Vol 18 yang digelar di Geoteater Rancakalong, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (4/4/2026).
Bupati juga mengapresiasi berbagai upaya pelestarian yang dilakukan masyarakat, termasuk melalui latihan berbagai tampilan seni budaya.
“Latihan dan pembiasaan seperti ini sangat penting agar budaya tetap hidup dan tidak hilang ditelan zaman,” tuturnya.
Ia bilang, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam memperkuat ekosistem budaya, sekaligus menjadikan budaya sebagai ruh pembangunan daerah yang berkarakter dan berkelanjutan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Camat dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi sehingga kegiatan ini terselenggara dengan baik. Semoga ke depan semakin kompak dan terus menghadirkan inovasi dalam pelestarian budaya,” katanya. (*)
