Lingkar.co – Karangjahe Beach (KJB) kembali menjadi magnet wisata utama di Kabupaten Rembang selama masa libur Hari Raya Idulfitri 2026. Ribuan wisatawan memadati kawasan pantai tersebut, menjadikannya destinasi paling banyak dikunjungi dibandingkan objek wisata lain di daerah setempat.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Kabupaten Rembang, Prapto Raharjo, menyampaikan bahwa jumlah kunjungan wisatawan ke KJB selama periode libur Lebaran mencapai puluhan ribu orang.
“Pantai Karangjahe Beach masih menjadi primadona. Jumlah pengunjung mencapai 50.109 orang,” kata Prapto, Selasa (31/3/2026).
Selain KJB, beberapa destinasi pantai lainnya di Rembang juga mencatatkan angka kunjungan yang cukup tinggi. Pantai Pasir Putih Wates berada di urutan kedua dengan total 32.982 wisatawan. Selanjutnya disusul Pantai Balongan yang dikunjungi 27.082 orang.
Adapun Pantai Caruban mencatat 12.208 pengunjung, sementara Pantai Jatisari berada di posisi kelima dengan jumlah kunjungan sebanyak 11.949 orang.
Prapto menjelaskan, tingginya jumlah wisatawan yang datang ke KJB menunjukkan daya tarik destinasi tersebut tetap kuat, meskipun sebelumnya sempat beredar isu mengenai penyesuaian tarif tiket masuk yang ramai diperbincangkan di media sosial.
Menurutnya, pihak pengelola telah memberikan penjelasan bahwa penyesuaian tarif tersebut merujuk pada peraturan desa yang berlaku di wilayah setempat.
“Di beberapa daerah lain, saat momen libur Lebaran juga ada penyesuaian tarif. Dan faktanya, ini tidak terlalu berpengaruh terhadap minat kunjungan, KJB tetap ramai,” jelasnya.
Untuk menunjang kenyamanan wisatawan, pengelola juga melakukan berbagai penambahan fasilitas di kawasan wisata tersebut. Upaya yang dilakukan antara lain penataan akses masuk kawasan pantai serta perluasan area parkir, terutama di jalur Pantura, guna mengantisipasi lonjakan kendaraan pengunjung.
“Karena jumlah pengunjung sangat banyak, maka fasilitas pendukung terus ditambah agar pelayanan tetap optimal,” tambahnya.
Sementara itu, terkait peringkat destinasi wisata paling ramai di tingkat Provinsi Jawa Tengah selama libur Lebaran tahun ini, Prapto mengatakan data resminya masih menunggu rilis dari pihak terkait.
“Belum keluar, nanti kalau sudah ada akan kami sampaikan,” pungkasnya. (*)
