Site icon Lingkar.co

Momentum Buka Bersama, HIPKA Pati Serukan Persatuan Bangun Masa Depan Pati

Ketua BPD HIPKA Pati, Nistra Yohan, di sela-sela kegiatan buka bersama KAHMI dan HIPKA Pati yang digelar di Omah Kuno, Kamis (12/3/2026). Foto: Miftah/Lingkar.co

Lingkar.co – – Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) Kabupaten Pati, Nistra Yohan, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Kabupaten Pati ke depan dengan menghilangkan sekat-sekat kelompok pasca dinamika politik yang terjadi beberapa waktu terakhir.

Hal tersebut disampaikan Nistra Yohan di sela-sela kegiatan buka bersama KAHMI dan HIPKA Pati yang digelar di Omah Kuno, Kamis (12/3/2026).

Ia mengatakan, momentum buka bersama tersebut bukan sekadar kegiatan silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi bagi para kader dan pengusaha yang tergabung dalam HIPKA untuk berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

Menurutnya, situasi politik yang sempat mengguncang Kabupaten Pati telah menimbulkan keterkejutan di berbagai kalangan masyarakat. Karena itu, kondisi tersebut perlu dijawab dengan refleksi bersama untuk merumuskan arah pembangunan Pati yang lebih baik ke depan.

“Ketika tsunami politik terjadi di Kabupaten Pati, kita semua mengalami keterkejutan secara berjamaah. Keterkejutan itu harus kita jawab dengan refleksi tentang bagaimana perspektif pembangunan Pati ke depan yang lebih beradab, lebih bermoral, dan lebih mengutamakan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai, kondisi pemerintahan yang saat ini masih berada dalam masa transisi juga turut memengaruhi psikologis masyarakat. Oleh karena itu, HIPKA berupaya mengambil peran dengan mengonsolidasikan kekuatan internal agar dapat berkontribusi dalam proses pembangunan daerah.

“Pati ke depan harus kita bangun bersama-sama. Pati bukan lagi milik bagian A atau bagian B, tetapi milik seluruh masyarakat Kabupaten Pati,” tegasnya.

Selain itu, HIPKA juga berencana melakukan kajian komprehensif terhadap kondisi ekonomi daerah guna merumuskan perspektif ekonomi baru bagi Kabupaten Pati.

Kajian tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu upaya untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, mengingat masih banyak warga yang menghadapi kesulitan ekonomi.

“Kita ingin membuat kajian komprehensif terhadap sendi-sendi ekonomi kita agar Pati menemukan format perspektif ekonomi baru yang mampu menstimulasi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan, kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan keluarga besarnya memiliki tanggung jawab moral untuk hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Karena itu, HIPKA mengusung semangat baru untuk membangun Pati secara bersama-sama dengan mencairkan berbagai sekat kelompok yang sempat muncul akibat dinamika politik.

“Sekat-sekat kelompok dan komunikasi psikologis yang kemarin ada harus kita cairkan dan kita lebur dalam gerak masyarakat Pati yang lebih produktif,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya mendorong transisi politik yang berjalan secara mulus agar tidak menimbulkan trauma politik di tengah masyarakat.

Menurutnya, pengalaman konflik politik sebelumnya harus menjadi pelajaran bahwa pembangunan daerah tidak bisa dilakukan oleh satu kelompok saja, melainkan membutuhkan kerja sama semua pihak.

“HIPKA harus menjadi perekat di antara kelompok-kelompok yang pernah terbelah karena konflik politik. Kita harus mendorong rekonsiliasi regional demi kesejahteraan masyarakat Pati,” tuturnya.

Lebih lanjut, Nistra berharap berbagai upaya tersebut dapat mendorong terwujudnya masyarakat Pati yang lebih sejahtera, dengan ekonomi yang kuat, pendidikan yang baik, lapangan kerja yang tersedia, serta layanan kesehatan yang memadai bagi seluruh warga.

Exit mobile version