Penjual Bendera Keluhkan Pandemi

  • Bagikan
MENJAJAKAN: Penjual bendera tampak sepi pembeli. (NAILUL MUTTALIBIN KORAN LINGKAR JATENG/LINGKAR.CO)
MENJAJAKAN: Penjual bendera tampak sepi pembeli. (NAILUL MUTTALIBIN KORAN LINGKAR JATENG/LINGKAR.CO)

PATI, JAWA TENGAH, Lingkar.co – Mendekati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76  Kemerdekaan Republik Indonesia, pedagang bendera musiman mulai banyak menjajakan dagangannya. Salah satunya Lintang (18), lelaki asal Cirebon yang berjualan bendera di halaman Pasar Puri.

“Saya aslinya Cirebon Jawa Barat, dan berjualan bendera disini mulai tanggal 26 Juli kemaren,” jelasnya.

Pihaknya mengaku berjualan bendera sudah berjalan 3 tahun, dan hanya berjualan musiman saja. Seperti menjelang perayaan HUT RI.

“Saya jualan mulai tanggal 1 Agustus, berarti ini udah 11 hari, saya berjualan ikut orang tua, tapi beda lapak, mulai umur 15 tahun,” ujarnya.

Selama adanya Covid-19 ia mengaku penjualan bendera terus mengalami penurunan dari awal pandemi sampai sekarang. Padahal sebelumnya selalu ramai pembeli.

Baca juga:
Kemarau Panjang, Sejumlah Wilayah belum Ajukan Bantuan

“Sebelum corona ramai, tapi semenjak ada corona pemasukan berkurang, apalagi sekarang ada PPKM tambah berkurang pemasukan saya,” keluhnya.

Toi pria asal Cirebon yang berjualan di pinggiran Jl. Kol. Sunandar, Puri, Kec. Pati, Kabupaten Pati, juga mengeluhkan hal yang sama.

Pihaknya juga mengeluhkan penjualannya yang semakin hari semakin sepi dan menurun akibat pandemi.

“Saya jualan di sini udah beberapa tahun lalu, dulu sebelum ada Covid-19 bisa 400-500, pas awal covid masih lumayan, PPKM ini cuma dapat 200 kadang juga tidak sampai 200,” katanya, Rabu (11/8/21) siang.

Pria berusia 53 tahun itu menyebutkan, meskipun PPKM ini mempersulit ekonominya, tapi tidak mematahkan semangatnya untuk Bekerja.

Ia juga mengatakan bahwa harga jual bendera sendiri relatif sesuai ukuran, tidak ada kenaikan harga karena PPKM dan harga bendera yang dijualnya disesuaikan dengan ukuran.

Baca juga:
Ini Cara Puskemas Bugangan Beri Vaksin Covid-19 Masyarakat Rentan

“Selama PPKM harganya tetep seperti biasa, Untuk bendera sendiri harganya bervariasi, bendera paling kecil 5 ribu, untuk umbul-umbul yang paling panjang saya hargakan 400 ribu,” jelasnya.

Penulis: Nailul Muttalibin

Editor: Miftahus Salam/Galuh Sekar Kinanthi

  • Bagikan
error: Ijin Dulu baru Copas BOSS !!