Polda Jateng Buru Pelaku Penyebar Hoax di Medsos

ILUSTRASI. Penyekatan Jalan oleh aparat guna menekan mobilitas warga. Belakangan di Media sosial tersiar kabar hoax tentang PPKM Darurat. DINDA RAHMASARI TUNGGAL SUKMA/LINGKAR.CO
ILUSTRASI. Penyekatan Jalan oleh aparat guna menekan mobilitas warga. Belakangan di Media sosial tersiar kabar hoax tentang PPKM Darurat. DINDA RAHMASARI TUNGGAL SUKMA/LINGKAR.CO

SEMARANG, Lingkar.co – Polda Jateng tengah memburu pelaku penyebar berita bohong (Hoax) yang belakangan muncul di media sosial.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iqbal Alqudusy, memastikan pihaknya akan menangkap pelaku penyebar hoax tersebut.

Awalnya, muncul seruan aksi penolakan pemberlakuan PPKM Darurat di beberapa wilayah di Jawa Tengah melalui media sosial.

Hal ini sempat menimbulkan keresahan terhadap masyarakat karena kabar hoax yang beredar tersebut.

“Setelah kami konfirmasi, kami memastikan seruan penolakan PPKM Darurat ini, ternyata hoax. Sekali lagi polisi akan tindak tegas pelaku penyebar hoax ini,” tegas Iqbal, Minggu (18/7/2022).

Baca Juga:
Unggahan Ujaran tak Mengenakkan, Pemuda Kerjo Kena Batunya

Hingga saat ini Polda Jateng masih melakukan penyelidikan untuk menemukan pelakunya.

Png-20230831-120408-0000

Terkait hal tersebut, Iqbal berepesan agar masyarakat dapat lebih bijak ketika menyebarkan informasi di masa pandemi Covid-19.

Iqbal juga mengimbau, agar jangan mudah terpengaruh informasi yang belum jelas sumbernya.

“Polisi masih menyelidiki siapakah pembuat pertama pesan hoaks ini. Kita akan tindak tegas pelakunya,” imbuhnya.

Sebelumnya telah beredar meme ajakan untuk menolak kebijakan pemerintah dalam percepatan penangan Covid-19, PPKM Darurat.

Seruan aksi tersebut berasal dari Banyumas, Tegal, dan Pekalongan. Informasi yang diunggah di media sosial tersebut, sontak membuat masyarakat geger.

Iqbal menuturkan pemerintah terutama aparat TNI Polri memahami penerapan PPKM Darurat membuat masyarakat tidak nyaman.

Namun, keputusan tersebut ditetapkan untuk menekan angka penyebaran Covid-19 yang sempat melonjak.

Upaya untuk meringankan beban masyarakat terdampak, imbuhnya, tetap menjadi prioritas pemerintah.

“Distribusi oksigen lancar, distribusi obat dan pemberian bantuan sosial terus di lakukan untuk meringankan beban masyarakat .” Pungkasnya.

Penulis: Dinda Rahmasari Tunggal Sukma

Editor: Muhammad Nurseha

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *