Roti Legendaris Gandjel Rel Tembus Negeri Singa Berkat Lapak Ganjar

Roti gandjel rel laku berkat lapak ganjar. Foto: dokumentasi

SEMARANG, Lingkar.co – Anita, pembuat roti legendaris “Gandjel Rel” khas Semarang, tak menyangka produknya bisa melanglang hingga “Negeri Singa”.

Tak hanya itu, pesanan roti buatan Anita, meningkat 100 persen. Pembelinya tidak hanya dalam negeri, tapi juga hingga mancanegara.

Keberhasilan Anita, memasarkan roti “Gandjel Rel” khas Semarang, tak lepas berkat promosi di Lapak Ganjar.

2023-12-tgl-13-larangan-kampanye

Lapak Ganjar, merupakan sarana promosi online melalui Instagram atas inisiasi Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo.

Hal tersebut terungkap dari cerita Anita, di rumahnya, Sabtu (4/2/2023).

2023-12-tgl-13-pihak-yang-dilarang-ikut-kampanye

Ia ingat betul, betapa Covid-19 yang membatasi gerak pelancong berimbas pada usahanya.

Png-20230831-120408-0000

Bahkan, akibat pandemi Covid-19, Anita terpaksa merumahkan beberapa pekerja agar usaha rotinya tetap berjalan.

Padahal, kata dia, sebelum wabah Covid-19 melanda dunia, banyak pelancong memburu Roti Gandjel Rel.
Anita saat mempersiapkan roti legendaris khas Semarang, Gandjel Rel (Foto: Istimewa)

Padahal, kata dia, sebelum wabah Covid-19 melanda dunia, banyak pelancong memburu Roti Gandjel Rel.

“Sejak pandemi, merosot penjualannya. Karena jarang orang keluar kota, terus ya saya juga bertahan online tapi hasil tidak seberapa,” ujarnya,

Lalu ia melihat postingan di media sosial Ganjar Pranowo, mempromosikan kue tradisional.

Anita pun tertarik untuk coba-coba mengunggah kue buatannya melalui akun instagramnya @nyonya_cakery dan menandai akun LapakGanjar.

“Ada IG Lapak Ganjar yang mengangkat UMKM dengan tema kue tradisional dari seluruh Indonesia,” ucapnya.

“Saya tag, akhirnya kepilih ikut diposting itu ada peningkatan follower, omzet juga ada peningkatan naik-naik,” sambung Anita.
Beromzet 100 Persen

Ia menyebut, dalam sebulan peningkatan bisa sampai 100 persen pada saat musim liburan, jika dibandingkan omzet semula.

Selain itu, konsumennya jadi semakin bertambah. Banyak pelanggan baru yang berasal dari, Jakarta, Surabaya, Bali hingga Aceh.

“Sebulan paling 100 boks. Nah, setelah ikut LapakGanjar bisa sampai 50-100 persen saat liburan. Kalau yang ke luar negeri itu pakai jastip (jasa titip) ke Singapura,” imbuhnya.

Praktis, hal itu membuatnya bersemangat menjalani usaha rumahan yang kini telah berjalan sekitar 5 tahun.

Anita mengatakan, konsumen dapat memesan produknya melalui beberapa marketplace, antara lain Tokopedia, Paxell Market hingga Daymall dan GoFood.

“Sejak ikut LapakGanjar, saya merasa produk saya lebih terpercaya. Kalau harapannya Gandjel Rel dilestarikan, karena ini khas Semarang selain lumpia dan bandeng presto,” pungkasnya.***

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

Editor: M. Rain Dalling

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *