Sebabkan Kekerasan Rumah Tangga hingga Kemiskinan

  • Bagikan
sebabkan-kekerasan-rumah-tangga-hingga-kemiskinan
Deputi Pemenuhan Hak Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Lenny N Rosalin. (ANTARA/LINGKAR JATENG)

JAKARTA, Lingkar.co – Pernikahan anak usia dini memiliki dampak buruk tidak hanya bagi anak tetapi juga keluarga dan negara. Pasalnya pernikahan dini dapat menyebabkan kekerasan dalam rumah tangga.

Deputi Pemenuhan Hak Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Lenny N Rosalin, Rabu (17/2) mengungkapkan, pernikahan dini dapat mengakibatkan kemiskinan baru. Selain itu, anak belum siap secara fisik dan psikis.

Ads Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022

“Perkawinan anak juga dapat berdampak pada kekerasan dalam rumah tangga. Selain itu dapat menyebabkan pola asuh yang salah terhadap anak, bahkan perdagangan orang,” ungkapnya.

Selain itu, Pegiat Yayasan Kesehatan Perempuan Zumrotin K Susilo mengatakan, perkawinan anak dapat mengganggu kesehatan reproduksi pada anak perempuan. Misalnya menyebabkan kanker serviks atau kanker leher rahim. Pihaknya juga mengecam pihak-pihak yang mempromosikan pernikahan anak dengan menyebut usia perkawinan yang ideal bagi perempuan untuk kawin adalah 12 tahun hingga 21 tahun.

“Tindakan tersebut tidak bertanggung jawab dan tidak bermoral. Penting adanya pendidikan kesehatan reproduksi yang komprehensif di sekolah,” tuturnya.

Zumrotin menyayangkan masih banyak pihak yang menganggap pendidikan kesehatan reproduksi sebagai hal yang tabu. Sehingga hanya menjadi materi sisipan di salah satu mata pelajaran di sekolah. Ia mendorong, konselor dan psikolog di Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) agar memberikan bimbingan terkait kesehatan reproduksi yang menyeluruh kepada orang tua.

 “Peran orang tua sangat strategis untuk membimbing anak mereka terkait dengan kesehatan reproduksi ketika beranjak dewasa. Terutama ketika anak baru mengalami menstruasi dan mimpi basah,” tambah Zumrotin. (ara/dha)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.