Lingkar.co – Pelayanan ambulans gratis NU Peduli yang dilaksanakan oleh relawan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Kota Semarang mengalami peningkatan sejak Oktober 2025 hingga awal tahun 2026. Menurut laporan rata-rata 3 kali pelayanan dalam sepekan.
“Alhamdulillah pelayanan ambulans gratis NU Peduli di kota Semarang meningkat, kalau melihat dari laporan dari grup, rata-rata 3 kali seminggu,” kata ketua LPBINU Kota Semarang, drm MuhammNU Peduli Gerak Cepat Bantu Tangani Banjir di Groboganad Hayyi Wildani saat dikonfirmasi, Jum’at (9/1/2026).
Kadang, lanjutnya, ada 3 permintaan dalam sepekan, kadang 4 sampai 5 permintaan, “Paling minim 2 permintaan, itupun jarang,” ujarnya.
Dijelaskan, permintaan warga NU tidak semua pada pelayanan ambulan jenazah, namun ada juga pelayanan pasien yang perlu dirujuk ke rumah sakit.
“Alhamdulillah, semakin bertambah yang membutuhkan jasa berarti kan NU semakin mendekatkan kepercayaan dari masyarakat,” tuturnya.
Ia bilang, ada beberapa unit mobil ambulans di kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang. Namun untuk saat ini belum semua bisa dimaksimalkan.
“Kalau bicara harapan ya jelas, bagaimana mempersiapkan tenaga terlatih untuk operasional ambulans, bagaimana pengelolaannya dan sebagainya. Ini yang harus kita perbaiki dari tahun ini,” urainya.
Terpisah, ketua Tanfidziah PCNU Kota Semarang, Dr. Drs. Anasom, MHum berharap, peran NU di kota Semarang semakin baik dan meningkat. Terlebih pada akhir tahun 2025 pembangunan ulang gedung PCNU sudah tahap akhir.
“Harapannya nanti setelah tasyakuran ngeslupi gedung, pelayanan bisa lebih baik, lebih profesional,” ucapnya. (*)
