Site icon Lingkar.co

Selama 10 Hari, Pasar Imlek di Pecinan Pati Hadirkan 75 UMKM dan Makan Gratis

Pasar Imlek di Kompleks Pecinan, Pati. Foto: Miftah/Lingkar.co

Lingkar.co – Pasar Imlek resmi dibuka di Kompleks Pecinan Pati, Sabtu (7/2/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Klenteng Hok Tik Bio Pati ini mulai berlangsung sejak sore hari dan disambut antusias masyarakat.

Pasar Imlek menjadi wadah bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah. Sebanyak 75 UMKM terdaftar turut meramaikan kegiatan tersebut dengan berbagai produk unggulan.

Ketua Klenteng Hok Tik Bio Pati, Eddy Siswanto, menyampaikan bahwa Pasar Imlek digelar selama 10 hari, mulai 7 hingga 17 Februari 2026. UMKM yang terlibat berasal dari berbagai sektor, mulai kuliner, kerajinan khas, pakaian, hingga beragam kebutuhan lainnya.

“Pada Imlek ini mulai tanggal 7 sampai 17 Februari di Pasar Imlek Pati Bumi Mina Tani untuk meningkatkan UMKM, jadi yang tertinggi maupun dari yang bawah. UMKM bawah kalau eksis perekonomian di Pati tentunya menjadi terbantu,” ujarnya.

Ia menambahkan, selain UMKM yang telah terdaftar, terdapat pula pelaku usaha lain yang ikut berjualan dan nantinya akan mendapatkan pembinaan dari pihak klenteng.

“Ada 75 UMKM yang terdaftar dan diikuti UMKM yang tidak terdaftar, tapi nanti dibina oleh Klenteng Hok Tik Bio. Kebanyakan UMKM makanan, pakaian, juga kecil-kecil ada,” ucapnya.

Tak hanya menghadirkan bazar UMKM, Pasar Imlek juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan budaya, salah satunya pertunjukan barongsai yang digelar pada malam hari.

“Pentas tentunya barongsai, hiburan-hiburan dari Klenteng Hok Tik Bio. Acara ini sebagai harmoni mimpi menuju Indonesia emas. Dengan harmoni, guyup rukun Indonesia akan menuju keemasan,” terangnya.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, Klenteng Hok Tik Bio Pati juga menyediakan makan gratis bagi masyarakat selama berlangsungnya Pasar Imlek.

“Makan gratis diadakah mulai pukul 10.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB. Kita bikin 3.500 porsi per hari,” jelasnya.

Di perayaan Imlek tahun ini yang memasuki Shio Kuda, Eddy berharap Pasar Imlek mampu mendorong geliat UMKM serta membawa kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Pati.

“Harapannya Imlek, semoga Kabupaten Pati dalam kedaaan gemah ripah loh jinawi. Tahun ini Shio Kuda, semoga Kabupaten Pati menjadikan UMKM bergairah,” tutupnya. (*)

Exit mobile version