Siswanto: Kenaikan Anggaran Rp1 Triliun, “Dalan Alus” Blora Segera Terealisasi

  • Bagikan
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora, Siswanto. LILIK YULIANTORO/LINGKAR.CO
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora, Siswanto. LILIK YULIANTORO/LINGKAR.CO

BLORA, Lingkar.co – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora, Siswanto, mengungkapkan “Dalan Alus” segera terealisasi di Kabupaten Blora.

Hal ini menyusul hasil rapat DPRD di Kantor DPRD Kabupaten Blora, Jumat (30/7/2021).

Siswanto menyatakan, ada kenaikan anggaran dengan kisaran Rp 1 Triliyun untuk keperluan pembangunan infrastruktur jalan, jembatan dan saluran air di Kabupaten Blora.

Dari sebelumnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021 sebanyak Rp 2,1 Triliun, pada tahun 2022 naik menjadi Rp 3,1 Triliun.

“Kenaikan (anggaran, red) untuk apa? Untuk bangun jalan. Ben dalane alus (Biar jalannya halus),” Kata Siswanto kepada wartawan Lingkar.co melalui pesan singkat.

Baca Juga:
274 Warga Binaan Lapas Perempuan Semarang Vaksinasi Tahap Pertama

Meskipun, lanjutnya, pembahasan tentang anggaran ini masih panjang, hingga putusan nanti pada bulan Nopember 2021.

Pembahasan tentang anggaran ini akan segera diselenggarakan bersama dengan Pemerintah Kabupaten Blora.

“Kita dukung Pak Bupati Arief Rohman dan jajarannya bekerja dengan baik. Agar bisa mewujudkan visi misi Kabupaten Blora,” Katanya.

Sebagai Informasi, Kabupaten Blora hanya memiliki jalan dengan kualitas baik sebanyak 25 persen dari keseluruhan total infrastruktur jalan.

Karena, hanya 300Kilometer jalan dengan kualitas baik, 664Kilometer jalan yang rusak berat, dan 300Kilometer rusak sedang.

Oleh karena hal itu, infrastruktur jalan, jembatan dan saluran air memang menjadi salah satu hal prioritas utama Kabupaten Blora.       

“Untuk pembahasan titik lokasi perbaikan, masih dalam pembahasan intesif mas,” ujar Siswanto.

Rencananya, proyek pembangunan infrastruktur ini akan dilakukan dengan proses lelang kepada rekanan oleh bagian pengadaan barang dan jasa.

“Jadi, adanya kenaikan ini, maka dinas teknis harus diperkuat. Baik sumber daya manusianya maupun mentalitasnya,” Pungkas Siswanto.

Penulis: Lilik Yuliantoro/Koran Lingkar Jateng

Editor: Muhammad Nurseha

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *