Tim Ligana PPP Gercep Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Lombok

Bantuan Sembako dari Tim Ligana DPP PPP di Posko Center Banjir Lombok di NTB. Muhammad Idris/Lingkar.co
Bantuan Sembako dari Tim Ligana DPP PPP di Posko Center Banjir Lombok di NTB. Muhammad Idris/Lingkar.co

LOMBOK, Lingkar.co – Lembaga Lingkungan dan Tanggap Bencana (Ligana) Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP) Gerak Cepat (Gercep) menyalurkan bantuan untuk masyarakat terdampak banjir di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Koordinator Satgas Ligana untuk NTB, Iwan Haryono menyebut menyalurkan ratusan paket sembako dan kebutuhan bayi untuk masyarakat korban bencana banjir yang ada di NTB.

“Tahap pertama bantuan disalurkan di Desa Lembah Sari Kecamatan Batu Layar Kabupaten Lombok Barat. Disini warga mengalami bencana banjir dan ratusan warga mengungsi karena rumahnya terendam air,” ungkap Iwan, Selasa (7/12/2021).

Baca Juga:
DPP PPP Serahkan Bantuan untuk Korban Gunung Semeru, Arwani Thomafi: Insya Allah Korban Meninggal Syuhada

Lanjut Iwan, Ligana berusaha menyediakan sejumlah kebutuhan korban banjir. Karena ini merupakan musibah kita bersama. Sehingga kita berkewajiban untuk berusaha mengembalikan mental mereka dari keterpurukan.

Iwan berharap bantuan dari PPP dapat meringankan beban warga yang terkena banjir.

“Satgas ini sebagai bentuk respons kita untuk membantu meringankan korban bencana di seluruh Indonesia, termasuk bencana banjir di NTB khusunya Lombok,” katanya.

Tidak hanya memberikan bantuan, Ligana juga membentuk satgas dan membuka posko di Kabupaten Lombok Barat, guna memberikan bantuan dan pendampingan kepada warga terdampak banjir, mereka selalu siap siaga.

“Kami juga mengidentifikasi kebutuhan untuk penanganan masyarakat terdampak banjir,” tegas Iwan.

Dalam menyalurkan bantuan, Hadir juga Bendahara DPC PPP bapak Silaturrahmi, dan sejumlah fungsionaris lainnya.

Baca Juga:

Cegah Penyebaran Virus, Khadziq Imbau Warganya di Perantauan Tidak Mudik

Ketinggian Air Setinggi Atap Rumah

Sebelumnya, hujan lebat beserta angin kencang pada Senin (6/12/2021) telah mengakibatkan beberapa daerah di Lombok tengah terendam banjir.

Banjir di Lombok ini cukup parah mengingat ketinggan air mencapai hingga 2 meter yang menyebabkan warga harus mengungsi.

Wilayah Gunung Sari menjadi daerah paling parah terndampak banjir, seperti di Desa Medas, ketinggian air hingga setinggi atap rumah warga.

Menurut Kepala BPBD NTB Sahdan mengatakan rata-rata daerah yang terdampak banjir merupakan daerah aliran sungai.

“Termasuk adanya jembatan yang putus itu karena luapan arus sungai cukup deras,” kata Sahdan.

Penulis: Muhammad Idris

Editor: Muhammad Nurseha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.