Wabup Blora Prihatin, Masyarakat Perlu Edukasi Tentang ODHA

Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati saat menghadiri pertemuan rutin ODHA di aula RSUD dr. Soeprapto Cepu, Blora. Foto: istimewa

Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati saat menghadiri pertemuan rutin ODHA di aula RSUD dr. Soeprapto Cepu, Blora. Foto: istimewa

Lingkar.co – Wakil Bupati Blora, Tri Yuli Setyowati merasa prihatin dengan Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) dalam hidup bermasyarakat. Ia pun menyatakan masih perlu memberikan edukasi kepada masyarakat tentang hal itu.

“Pertemuan ini kan sebagai sarana edukasi nggih. Bagaimana yang sudah terjadi pada panjenengan tidak perlu disesali. Sudah menjadi tugas kita bersama agar hal yang sudah terjadi ini tidak terjadi pada masyarakat lainnya, dan juga sarana penguatan panjenengan dan kita semua,” tuturnya.

2023-12-tgl-13-larangan-kampanye

Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri pertemuan rutin kelompok ODHA yang tergabung dalam Kelompok Dukung Sebaya (KDS) Edelweis Cepu di aula RSUD dr. Soeprapto Cepu, Blora, Jawa Tengah, Kamis (24/8/2023) pagi.

Wabup yang juga Ketua Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Blora pun dengan sabar dan telaten mendengarkan keluh kesah serta saran masukan dari para ODHA.

2023-12-tgl-13-pihak-yang-dilarang-ikut-kampanye

“Tetap bersabar dan semangat dalam menghadapi ujian hidup nggih. Kita tentu tidak ingin terkena penyakit, tapi sudah menjadi takdir, kita harus tetap semangat dalam menjalani semua cobaan,” pesan Mbak Etik, sapaan akrabnya.

Png-20230831-120408-0000

“Panjenengan tetep semangat nggih, manusia ketika diberi cobaan harus dihadapi dengan sabar, tetap semangat. Nanti juga bagaimana interaksi dengan masyarakat perlu ada kesadaran bahwa masyarakat tidak boleh mengucilkan teman-teman kita ini,” imbuhnya.

Lebih jauh ia mengingatkan bahwa butuh waktu, kesabaran dan kerjasama dengan semua pihak agar masyarakat bisa memahami kondisi tersebut.

“Edukasi kepada masyakat ini kan bukan hanya tugas panjenengan. Tuga kita bersama, ini perlu sinergi semua pihak. Jauhi penyakit dan perilakunya bukan orangnya,” ucapnya.

Sejalan dengan hal itu, ia juga menegaskan bahwasanya Pemerintah Kabupaten Blora tetap komitmen untuk senantiasa hadir memberikan dukungan kepada para ODHA.

“Bapak ibu, Pemkab Blora berkomitmen untuk senantiasa hadir ditengah-tengah panjenengan semua. Panjenengan nggak usah khawatir,” tegasnya. (*)

Penulis: Lilik Yuliantoro
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *