Site icon Lingkar.co

Wamendagri Tekankan Musrenbang Jadi Fondasi Penting Perencanaan Pembangunan Daerah

Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus. Foto: Istimewa.

Lingkar.co – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Akhmad Wiyagus, menegaskan bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan di tingkat daerah.

“Musrenbang ini penting, sangat penting dan sangat strategis karena dalam forum ini semua pemangku kepentingan ini akan melakukan penajaman, kemudian penyelarasan, kemudian juga klarifikasi program, kemudian juga kegiatan-kegiatan, sub-kegiatan yang diusulkan, kemudian disepakati oleh berbagai macam kepentingan sehingga pada tahun 2027 ini perencanaan pembangunan ini benar-benar jelas,” kata Wiyagus dalam keterangannya di Jakarta, Senin (16/3/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Wiyagus usai menghadiri Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Garut Tahun 2027 yang digelar di Pendopo Garut, Garut.

Menurutnya, Musrenbang menjadi wadah penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menyelaraskan berbagai program pembangunan sehingga rencana yang dihasilkan dapat lebih terarah, terukur, dan efektif.

Ia menjelaskan bahwa kualitas perencanaan memiliki pengaruh besar terhadap keberhasilan pembangunan daerah. Bahkan, kata dia, perencanaan yang matang dapat menentukan hingga sekitar 80 persen capaian tujuan pembangunan.

Wiyagus juga menilai dinamika yang muncul selama proses Musrenbang merupakan hal yang wajar. Menurutnya, perbedaan pandangan dalam forum tersebut justru menjadi bagian penting dalam proses penyusunan rencana pembangunan yang komprehensif.

Dalam kesempatan itu, Wiyagus mengingatkan bahwa kepala daerah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan berbagai urusan pemerintahan berjalan dengan baik, terutama yang berkaitan dengan pelayanan dasar kepada masyarakat.

“[Harapan kita] Musrenbang ini bisa berjalan sesuai dengan keinginan Pak Bupati tadi yang sudah dipaparkan secara detail. Sebenarnya itu adalah gambaran ketahanan daerah Kabupaten Garut yang terdiri dari berbagai macam aspek kehidupan dan cerminan dari amanah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah terkait dengan urusan pemerintah,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi capaian pembangunan di Kabupaten Garut yang dinilai memiliki tingkat daya saing daerah cukup tinggi, bahkan melampaui rata-rata indeks daya saing nasional. Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal penting bagi daerah untuk terus mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki.

Lebih lanjut, Wiyagus mendorong pemerintah daerah agar dapat memanfaatkan berbagai program strategis nasional yang telah disiapkan pemerintah pusat untuk memperkuat pembangunan daerah.

“Pemerintah pusat sudah memikirkan hal itu sebenarnya melalui beberapa program strategis nasional seperti MBG, kemudian Sekolah Rakyat, kemudian juga CKG, Cek Kesehatan Gratis, kemudian juga bagaimana meningkatkan pendapatan daerah, kemudian juga memperbanyak kesempatan bekerja bagi masyarakat,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa program-program strategis tersebut perlu dimanfaatkan secara optimal oleh pemerintah daerah agar dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Ini harus benar-benar ditangkap oleh kepala daerah untuk bisa memanfaatkan program strategis nasional ini ditarik ke Kabupaten Garut,” tuturnya.

Penulis: Putri Septina

Exit mobile version