Lingkar.co – Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, mengungkapkan bahwa pemerintah dan militer Yordania menyatakan kesiapan mereka untuk mendukung Indonesia apabila nantinya mengirimkan pasukan ke Gaza, Palestina. Pasukan tersebut direncanakan bertugas bersama Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) yang dibentuk Dewan Perdamaian (BoP) Gaza.
Komitmen dukungan itu disampaikan langsung oleh Raja Abdullah II ibn Al-Hussein kepada Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan bilateral antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Kerajaan Yordania Hasyimiah di Istana Basman, Amman, Rabu (26/2/2026).
“Intinya bahwa Yordania siap memberikan dukungan dan support-nya kepada Indonesia pada saat nanti kita mengirimkan pasukan. Kemudian, beberapa hal yang sifatnya teknis dari segi militer juga akan saling bantu,” kata Sugiono menjawab pertanyaan ANTARA saat ditemui di Pangkalan Udara Angkatan Udara Yordania Marka, Amman, Rabu (26/02/26), menjelaskan salah satu poin pertemuan bilateral di Istana Basman.
Agenda bilateral tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II. Turut mendampingi dari pihak Indonesia antara lain Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Sementara dari pihak Yordania, Raja Abdullah II hadir bersama Putra Mahkota Hussein bin Abdullah, Menteri Luar Negeri Ayman Safadi, serta sejumlah pejabat tinggi negara dan petinggi militer.
Dalam kesempatan tersebut, Sugiono menyampaikan bahwa Presiden Prabowo juga menyoroti kekhawatiran Indonesia terhadap tindakan Zionis Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat.
“Kami sangat khawatir terhadap insiden-insiden yang terjadi di Tepi Barat. Kami merasa insiden itu dapat menghambat keberhasilan apapun upaya yang tengah kita sama-sama coba lakukan di Gaza,” kata Presiden Prabowo kepada Raja Yordania.
Sebagai respons atas situasi tersebut, Prabowo menegaskan kesiapan Pemerintah Indonesia untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan Pemerintah Yordania guna mencari solusi atas berbagai persoalan yang berkembang.
“Kami ingin memperkuat dan meningkatkan kerja sama ini, dan saya pikir tim saya akan bekerja erat dengan tim Yang Mulia, jadi kita selalu mengantisipasi segala situasi yang ada. Kita sama-sama tahu apa yang akan terjadi,” demikian pernyataan Presiden.
Penulis: Putri Septina
