Lingkar.co – Sebanyak 146 pesilat dari berbagai daerah ambil bagian dalam Kejuaraan Abah Istihar Championship yang digelar di Padepokan Pusat Harimau Putih, Chealsea Stadium, Kaliwungu, Kamis (25/12/2025).
Kejuaraan ini digelar bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Padepokan Pencak Silat Harimau Putih, salah satu perguruan pencak silat asli Kabupaten Kendal.
Ajang tersebut tak sekadar menjadi arena perebutan gelar juara, tetapi juga panggung pembuktian bahwa Kendal terus melahirkan bibit-bibit pesilat berprestasi.
Dalam kejuaraan tersebut, Harimau Putih PAC Siboli tampil dominan dan berhasil menyabet Juara Umum I.
Posisi Juara Umum II diraih Club Padepokan Kaliwungu, disusul Defender Club sebagai Juara Umum III.
Kejuaraan secara resmi dibuka oleh Ketua IPSI Kabupaten Kendal, Gus Tommy.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa prestasi di dunia pencak silat tidak dapat diraih secara instan.
“Menjadi pesilat berprestasi membutuhkan proses panjang dan latihan yang tidak kenal lelah. Event seperti ini sangat penting agar ke depan Kendal semakin banyak melahirkan atlet silat yang membanggakan,” kata Gus Tommy yang juga Guru Besar Padepokan Harimau Putih.
Ketua Panitia, Ahsan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan tersebut sehingga berjalan lancar.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak. Alhamdulillah acara berjalan dengan baik. Harapannya, Abah Istihar Championship bisa menjadi agenda tahunan di Kabupaten Kendal,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Umum Padepokan Harimau Putih, Iskarim Rahmat, menegaskan bahwa kejuaraan ini merupakan bagian dari strategi pembinaan atlet jangka panjang.
“Selain memupuk semangat bertanding, event ini juga menjadi ajang penjaringan atlet untuk dipersiapkan ke kejuaraan-kejuaraan berikutnya. Jam terbang sangat penting untuk membentuk mental juara,” jelasnya.
Tak hanya berorientasi pada prestasi, ia juga menilai pencak silat juga memiliki peran besar dalam pembentukan karakter generasi muda.
Ketua Dewan Penasihat Pencak Silat Harimau Putih, Nurkafidin, menegaskan bahwa silat merupakan sarana pendidikan karakter.
“Pencak silat membantu membentuk jati diri generasi muda. Dengan berlatih silat, anak-anak menjadi lebih terarah dan terhindar dari kenakalan remaja. Semoga Harimau Putih ke depan semakin maju dan besar,” tuturnya.








