Lingkar.co – Jembatan Bailey telah berhasil memulihkan akses darat di Jalan Lintas Nasional Takengon–Bireuen, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh. Peresmian dilakukan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bersama jajaran pemerintah daerah Aceh pada Kamis (8/1), menandai keberhasilan upaya pemulihan pascabencana.
“Ini adalah jembatan Bailey ke-17 yang sudah selesai dari rencana awal 42 jembatan Bailey yang kita miliki. Namun, dalam perkembangannya kebutuhan jembatan di berbagai daerah sangat besar, termasuk di wilayah ini. Ke depan akan disurvei apakah lebih memungkinkan jika dibangun jembatan beton sederhana atau jembatan gantung,” ujar Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
Pendirian jembatan bailey ini merupakan wujud nyata komitmen TNI Angkatan Darat dalam membantu masyarakat di masa darurat.
Dengan pulihnya akses jalan yang sempat terputus, mobilitas warga dan penyaluran bantuan logistik kini kembali normal.
Keberadaan jembatan ini sangat krusial mengingat fungsinya sebagai jalur utama bagi pemenuhan kebutuhan harian masyarakat setempat.
Dengan proses instalasinya yang singkat, jembatan bailey diharapkan menjadi elemen kunci dalam fase tanggap darurat dan pemulihan bencana.
Desain modularnya mempermudah pembangunan di area yang sulit diakses atau terisolasi, seperti di wilayah Bener Meriah, Aceh.
Efisiensi waktu dalam konstruksi ini sangat menentukan dalam upaya memulihkan kembali jalur-jalur vital yang sempat lumpuh.
Bupati Bener Meriah, Ir. Tagore Abubakar, menyampaikan penghargaan kepada TNI AD dan Satgas Gulbencal atas dedikasi mereka dalam membangun jembatan bailey tersebut.
Ia menegaskan bahwa infrastruktur ini sangat krusial bagi mobilitas warga dan penguatan ekonomi daerah.
Selain manfaat ekonomi, Tagore juga menyoroti dampak sosial yang besar, di mana masyarakat kini kembali memiliki kemudahan akses ke layanan kesehatan, pendidikan, serta fasilitas publik yang sebelumnya sulit dijangkau.
Dengan peresmian jembatan bailey diharapkan menjadi momentum untuk mengoptimalkan proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Bener Meriah.
Di samping itu, kolaborasi berkelanjutan antara TNI AD dan pemerintah daerah diharapkan terus berjalan demi mendukung pembangunan serta meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat. ***
Penulis : Alfina Luthfi








