Atasi Banjir Tahunan di Jepara, Gus Haiz Koordinasi dengan BBWS dan Seluna Jateng

  • Bagikan
Ketua DPRD Kabupaten Jepara Haizul Maarif (pakai rompi hitam) saat kunjungi korban banjir di Desa Dorang Selasa (2/2). (ISTIMEWA/LINGKAR.CO)
Ketua DPRD Kabupaten Jepara Haizul Maarif (pakai rompi hitam) saat kunjungi korban banjir di Desa Dorang Selasa (2/2). (ISTIMEWA/LINGKAR.CO)

JEPARA, Lingkar.co – Dalam menghadapi bencana banjir tahunan di Desa Dorang, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jepara Haizul Maarif telah berkoordinasi BBWS Kementerian PU dan Seluna Provinsi Jawa Tengah.

Gus Haiz sapaan akrabnya menyatakan, bahwa tahun ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menganggarkan sekitar Rp 91 milyar, untuk normalisasi sungai SWD1 dan SWD2, dari hulu sampai hilir yang melintasi Kabupaten Kudus, Jepara dan Demak.

Ads Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022

“Proyek ini telah berlangsung dan pengerjaannya hingga saat ini, sudah sampai wilayah Kecamatan Nalumsari Jepara.” Jelasnya, Selasa (2/2).

Ketua DPRD Kabupaten Jepara Haizul Maarif (pakai rompi hitam) saat berkoordinas terkait banjir di Desa Dorang Selasa (2/2). (ISTIMEWA/LINGKAR.CO)
Ketua DPRD Kabupaten Jepara Haizul Maarif (pakai rompi hitam) saat berkoordinas terkait banjir di Desa Dorang Selasa (2/2). (ISTIMEWA/LINGKAR.CO)

Selain normalisasi sungai, juga akan dibangun sedetan sungai, yang menghubungkan antara sungai SWD1 dan SWD2.

Menurut Gus Haiz, dia meminta masyarakat mendukung proyek tersebut, agar niat pemerintah untuk mengatasi bencana banjir tahunan bisa terealisasi tahun ini.

“Bahkan, juga sudah dianggarkan untuk penggantian 85 palang pintu air otomatis, di sepanjang sungai termasuk di wilayah Nalumsari dan Welahan,” imbuh Politisi Muda dari Fraksi Persatuan Pembangunan ini.

Dalam situasi darurat seperti ini, Gus Haiz meminta petinggi Desa Dorang, untuk segera mendata warganya yang terdampak banjir dan membagikan bantuan yang sudah terkumpul. Agar segera dapat didistribusikan langsung ke warga-warga, yang belum terjangkau lokasinya oleh relawan.

“Dari pantauan kami tadi, masih ada beberapa warga yang belum mau mengungsi ke balai desa Dorang. Hal ini menjadi perhatian kami dan meminta kepada relawan serta pihak BPBD Jepara untuk segera menjangkau mereka dan memberikan logistik yang diperlukan,” tutup Gus Haiz.

Petinggi Dorang Arief Supratiknjo,S.H. mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan bantuan Ketua DPRD Jepara. Ia berharap banjir yang terjadi setiap tahun di Kecamatan Nalumsari terutama di Desa Dorang di carikan solusi penyelesainnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD Jepara Haizul Ma’arif, membatalkan acara kunjungan kerja (Kunker) ke Jakarta yang sudah di jadwalkan oleh DPRD Jepara, Selasa (2/2).

Haizul Ma’arif lebih memilih meninjau langsung lokasi banjir di Desa Dorang Kecamatan Nalumsari dan memberikan bantuan terhadap warga yang rumahnya terendam banjir.

“Tingginya intensitas hujan beberapa hari ini mengakibatkan beberapa desa mendapat limpahan air sungai yang meluap,” kata Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Haizul Ma’arif, SH saat meninjau langsung ke lokasi banjir.

(pal/aji)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.