Balai Jagong Ditutup, Pengawasan Pelaksanaan PPKM bakal Diperketat

  • Bagikan
TUTUP: Museum kretek tutup selama PPKM baru-baru ini. (NISA HAFIZHOTUS SYARIFA/LINGKAR JATENG)
TUTUP: Museum kretek tutup selama PPKM baru-baru ini. (NISA HAFIZHOTUS SYARIFA/LINGKAR JATENG)

KUDUS, Lingkar.co – Plt. Bupati Kudus HM. Hartopo akan memperketat pengawasan pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kesehatan Masyarakat. Apalagi, kebijakan yang saat ini masih berjalan itu akan diperpanjang hingga 8 Februari mendatang.

HM. Hartopo mengatakan, terkait pengawasan selama PPKM nanti juga akan semakin diperketat. Pihaknya akan lebih sering melakukan pengawasan dan pemantauan ke lapangan bersama dengan forkopimda dan forkopimcam serta perangkat desa.

Ads Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022

“Jogo tonggo nanti juga ikut memantau dan perlu lebih diefektifkan,” imbuhnya.

Setelah dilakukan pemantauan dan evaluasi, ada aturan berbeda dari penerapan PPKM ke depan nanti. Yakni bagi PKL, Cafe, Restoran dan tempat makan sudah diperbolehkan untuk buka sampai pukul 21.00 WIB.

Namun, mulai pukul 19.00 WIB sampai dengan pukul 21.00 WIB pembeli tidak diperbolehkan untuk makan di tempat, hanya diperbolehkan membeli makanan untuk dibawa pulang.

“Mulai hari ini sampai jam tujuh malam boleh makan di tempat dengan tetap disiplin protokol kesehatan, lebih dari itu berarti harus take away,” ucap dia.

Selain itu, untuk Balai Jagong akan dilakukan penutupan sementara selama PPKM. Seluruh tempat wisata juga akan diperketat supaya tutup semua, termasuk wisata religi. Wisatawan dari luar daerah, sementara waktu tidak diperbolehkan untuk melakukan ziarah.

“Terminal wisata nanti akan ditutup, ziarah hanya di perbolehkan untuk orang Kudus sendiri, yang dari luar kota belum boleh masuk dulu selama PPKM,” jelasnya.(isa/lut)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.