Lingkar.co – Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama Kabupaten Semarang, Nur Arifah membuktikan organisasi perempuan NU bisa mandiri dengan persatuan yang kuat.
Hal itu dibuktikan dengan pembangunan komplek gedung perkantoran yang bisa selesai sesuai target, yakni sebelum masa khidmah kepengurusan berakhir pada pertengahan tahun ini.
“Alhamdulillah periodisasi kepemimpinan kami seluruh pengurus PC dan juga seluruh pengurus PC hingga tingkat anak ranting, capaian program jangka panjang kami adalah sampai selesai membuat gedung perkantoran,” katanya saat dikonfirmasi wartawan seusai kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an yang digelar oleh PAC Muslimat NU Kecamatan Ungaran Timur, Ahad (8/3/2026).
Dia jelaskan, proses tersebut dimulai dari pembelian tanah, kemudian pembangunan Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK), gedung dan perkantoran. Selain BLKK dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), pembangunan itu diupayakan secara mandiri melalui iuran.
“Alhamdulillah ini mungkin tinggal Rp100 atau Rp 200 juta selesai. Saya yakin jamaah antusias pembangunan gedung tahap dua selesai,” tegasnya.
Ia juga bersyukur kegiatan pertemuan dan pengajian rutin, baik selapanan maupun triwulan berjalan di semua tingkat kepengurusan bisa berjalan secara konsisten.
“Kalau (periode) kemarin belum (semua melakukan pertemuan rutin). Jadi alhamdulilah, kegiatan pengajian dan seluruh program itu diikuti (dalam selapanan atau triwulan),” jelasnya
Terkait luas dan kondisi bangunan, ia menyebut cukup representatif untuk menunjukkan eksistensi organisasi
“Sebenarnya itu tidak luas, hanya sekitar 660an. Kita beli saat itu dengan harga Rp600 jutaan, dan alhamdulilah sudah representatif untuk eksistensi PC Muslimat NU Kabupaten Semarang,” jawabnya.
“Sudah punya gedung, punya perkantoran dan punya BLKK. Alhamdulillah sudah terselesaikan dalam satu kali periodisasi,” sambungnya.
Dalam kesempatan itu, Arifah memberikan motivasi kepada seluruh kader NU untuk berupaya mandiri dalam berorganisasi, baik dalam kegiatan fisik maupun non fisik. Hal itu diwujudkan dengan komplek gedung Muslimat NU tanpa proposal.
Pada momen yang dihadiri oleh puluhan pengurus PAC Muslimat NU Kecamatan Ungaran Timur dan perwakilan dari pengurus Pimpinan Ranting itu, dana yang terkumpul lebih dari Rp3 juta.
Sebagai informasi, peringatan Nuzulul Qur’an digelar oleh PAC Muslimat NU Kecamatan Ungaran Timur di Masjid Nurul Hadi Al-Hasyimi, komplek gedung Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Ungaran Timur pagi ini
Kegiatan dimulai dengan pembacaan maulid nabi, khatmil Qur’an dan pembagian 100 parsel bagi 10 Pimpinan Ranting.
“Total ada 100 paket berisi bahan pokok penting (Bapokting), setiap ranting dijatah 10 paket yang dikhususkan bagi hafizah dan anggota yang kurang mampu,” kata ketua PAC Muslimat NU Kecamatan Ungaran Timur, Siti Rochmah
“Semua kegiatan ini dilakukan secara mandiri, iuran pengurus PAC yang jumlahnya ada sekitar 50. Alhamdulillah bisa untuk kegiatan dan membantu kader yang kurang mampu,” imbuhnya. (*)








