Site icon Lingkar.co

Banjir Terus Terulang di Kendal, Ketua DPRD Angkat Bicara

Ketua DPRD Kabupaten Kendal, Mahfud Shodiq saat diwawancarai oleh wartawan. Foto: Yoedhi/Lingkar.co

Ketua DPRD Kabupaten Kendal, Mahfud Shodiq saat diwawancarai oleh wartawan. Foto: Yoedhi/Lingkar.co

Lingkar.co – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kendal, Mahfud Sodiq, mengungkapkan DPRD Kabupaten Kendal menyerukan agar Pemerintah Daerah (Pemda) mengambil langkah tegas dan terencana dalam menangani persoalan banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kendal.

Seruan tersebut disampaikan menyusul kembali terjadinya banjir di beberapa kecamatan akibat tingginya curah hujan dan kiriman air dari wilayah hulu. Kondisi ini dinilai menunjukkan perlunya penanganan yang lebih serius dan berkelanjutan.

Mahfud menegaskan, persoalan banjir tidak bisa ditangani secara parsial dan membutuhkan pendekatan menyeluruh dari hulu hingga hilir.

“Penanganan banjir harus dilakukan secara komprehensif, tidak hanya di titik terdampak, tetapi juga dengan memperhatikan kondisi daerah hulu. Ini membutuhkan komitmen kuat dari seluruh pemangku kepentingan,” katanya, Selasa (20/1/2026).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kendal dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat, terutama dalam hal dukungan anggaran dan program strategis pengendalian banjir.

Menurutnya, alokasi anggaran yang memadai sangat dibutuhkan untuk pembangunan infrastruktur pengendali banjir, seperti normalisasi sungai, pembangunan tanggul, serta embung atau waduk penahan air.

Mahfud menambahkan, peningkatan kualitas sistem drainase dan pengelolaan tata air di wilayah rawan banjir harus menjadi prioritas ke depan. Ia menilai, tanpa perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang konsisten, banjir akan terus menjadi ancaman rutin bagi masyarakat Kendal.

“DPRD Kendal berkomitmen untuk terus mengawal dan mendorong kebijakan penanganan banjir ini, baik melalui fungsi anggaran, pengawasan, maupun koordinasi lintas sektor. Harapannya, langkah-langkah konkret bisa segera direalisasikan demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Penulis: Yoedhi W

Exit mobile version