Lingkar.co – Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, menegaskan dirinya berkomitmen membawa potensi seni dan budaya Kota Salatiga hingga ke kancah internasional. Ia yakin perkembangan sanggar seni merupakan potensi bagi Salatiga untuk mendunia.
“Saya yakin dengan kekayaan sanggar seni dan banyaknya sesepuh budayawan di Salatiga. Jika kita bersinergi, Salatiga bisa maju bahkan mendunia lewat budaya. Kita harus menciptakan inovasi agar seni budaya menjadi daya tarik wisata baik lokal, nasional, maupun internasional,” ujar Robby dalam acara Rembug Budaya yang digelar di Ruang Kaloka Lantai 4 Gedung Setda Kota Salatiga, Jawa Tengah, Selasa (13/1/2026).
Didampingi Ketua TP PKK Kota Salatiga, Retno Robby Hernawan, Wali Kota berdialog langsung dengan para sesepuh, budayawan, pemilik sanggar, serta komunitas seni se-Kota Salatiga untuk merumuskan arah pengembangan budaya ke depan.
Pada kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Kota Salatiga, Retno Robby Hernawan, juga menekankan pentingnya filosofi ‘Seni Gotong Royong’. Menurutnya, seni adalah aset berharga yang tidak boleh dibiarkan ‘tidur’.
“Melalui 10 Program Pokok PKK yang di dalamnya mencakup aspek seni, kami ingin berkolaborasi agar semua pihak berdaya dan berdampak. Kami berencana menggandeng UMKM dan pegiat seni untuk menghidupkan halaman Rumah Dinas Wali Kota setiap Sabtu malam,” ujar Retno.
Dalam sesi dialog, salah satu pegiat seni, Yanto, mengusulkan pemanfaatan ruang publik seperti kanopi Pasar Raya 2 sebagai panggung seni yang terintegrasi dengan UMKM.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota menyampaikan wacana pembangunan Gedung Seni. Namun sebagai langkah cepat, ia menegaskan akan membuka pintu Rumah Dinas Wali Kota selebar-lebarnya bagi para seniman.
“Saya ingin Rumah Dinas bukan sekadar rumah jabatan, tetapi benar-benar milik rakyat. Ke depan, kita kemas acaranya santai gelar kloso agar interaksi antara warga, seniman, dan pemerintah lebih dekat. Masyarakat jangan sungkan datang ke Rumah Dinas,” pungkasnya. (*)
