Lingkar.co – Bupati Blitar Rijanto meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Muhammadiyah dan melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Muhammadiyah Center di Masjid Nurul Iman Kanigoro, Kelurahan Bence Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Sabtu (27/12/2025). Kegiatan tersebut juga bertepatan dengan hari lahir atau Milad ke-113 Muhammadiyah.
Pada kesempatan itu, Rijanto mengapresiasi Muhammadiyah yang telah berkontribusi dalam pembangunan fasilitas SPPG. “Terima kasih kepada SPPG Muhammadiyah bertepatan dengan milad ke – 113, harapan kami, ke depan program MBG ini bisa dinikmati oleh anak-anak,” tuturnya.
Lebih lanjut, Rijanto menekankan pentingnya ketelitian dan kehati-hatian dalam pengelolaan dapur SPPG. Menurutnya, program ini sangat mulia karena mempersiapkan generasi masa depan agar cerdas dan kuat.
“MBG diharapkan dapat menutrisi anak-anak sehingga mereka tumbuh optimal. Saya titip kepada kepala dapur untuk memperhatikan seluruh proses dengan benar. Dengan pengalaman yang ada, mohon setiap tahap diperhatikan secara teliti,” pesannya.
Di lain sisi, Rijanto mengajak masyarakat untuk ikut serta mengawasi, menjaga dan mendukung keberlangsungan SPPG. “Mari kita pastikan keberadaanya sehingga memberikan manfaat dan dikelola dengan amanah, transparan dan berkelanjutan,” jelasnya
Bupati mengakui, kontribusi Muhammadiyah terhadap negara sangat nyata. Ia menyebut berbagai amal usaha, mulai dari lembaga pendidikan, pelayanan kesehatan dan kegiatan sosial Muhammadiyah sangat membantu pemerintah dalam memperhatikan masyarakat.
“Semua yang dilakukan sejalan dan mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan pembangunan berkeadilan, berkarakter dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia berharap usia 113 tahun menjadikan Muhammadiyah semakin solid, adaptif, dan inovatif serta terus menjadi pelopor gerakan pencerahan.
Ia juga menegaskan, Pemkab Blitar siap untuk terus berjalan bersama, bersinergi dan berkolaborasi dalam menghadirkan pembangunan yang inklunsif dan membawa manfaat bagi masyarakat.
“Kehadiran Muhammadiyah bukan hanya sebagai organisasi keagamaan tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak,” pungkasnya. (*)








