Dana Desa Kabupaten Pati Tahun 2026 Turun Signifikan, Ini Penjelasan Dispermades

Kepala Dispermades Kabupaten Pati, Tri Hariyama saat ditemui awak media. Foto: Miftah/Lingkar.co

Lingkar.co – Alokasi Dana Desa (DD) untuk desa-desa di Kabupaten Pati pada tahun anggaran 2026 mengalami penurunan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Penurunan anggaran tersebut mencapai sekitar Rp60 miliar secara keseluruhan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Pati, Tri Hariyama, mengatakan bahwa penurunan Dana Desa ini terjadi secara merata di seluruh wilayah Kabupaten Pati.

“Dibanding tahun kemarin, Kabupaten Pati memang mengalami penurunan kurang lebih di kisaran 60 miliar se-Kabupaten Pati,” kata Tri Hariyama saat ditemui awak media, Senin (5/1/2026).

Ia menjelaskan, pada tahun 2025 lalu total Dana Desa yang diterima Kabupaten Pati mencapai sekitar Rp380 miliar. Dengan adanya penurunan tersebut, besaran anggaran yang diterima desa-desa tahun ini hanya berkisar sekitar 40 persen dari pagu sebelumnya.

Menurut Tri, besaran Dana Desa yang diterima masing-masing desa sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat. Pemerintah kabupaten maupun pemerintah desa tidak memiliki ruang untuk mengusulkan tambahan anggaran.

“Pagu di masing-masing desa ini yang menentukan langsung dari pusat. Jadi pemkab apalagi pemerintah desa tidak bisa mengusulkan atau meminta,” tegasnya.

Terkait kepastian pagu anggaran, Tri memastikan bahwa secara administrasi Dana Desa sebenarnya sudah final. Namun, pihaknya belum menyampaikan secara resmi kepada pemerintah desa karena masih menunggu disposisi dari Bupati Pati.

“Ini nota dinasnya sudah kami masukkan ke Pak Bupati. Setelah ada disposisi beliau, baru kami sampaikan ke desa melalui camat masing-masing,” jelasnya.

Meski belum diumumkan secara resmi, Tri mengakui bahwa informasi besaran Dana Desa di sejumlah desa sudah lebih dulu beredar di masyarakat. Setelah dilakukan pengecekan, angka yang beredar tersebut dinilai sesuai dengan data yang dimiliki Dispermades.

“Secara resmi memang belum kami sampaikan, tapi sekarang ini sudah ada yang tahu duluan. Setelah saya teliti, ternyata angkanya memang benar,” ujarnya.

Ia menambahkan, penjelasan secara rinci terkait perbandingan Dana Desa tahun sebelumnya dengan tahun ini akan disampaikan setelah mendapatkan persetujuan Bupati Pati, guna menghindari kesalahan informasi dan polemik di tingkat desa. (*)