Dikebut, Capaian Vaksinasi Lansia di Kudus Sudah Capai 40 Persen

  • Bagikan
ANTRE: Lansia sedang antre untuk menerima vaksin Covid-19 di Balai Desa Ploso, Kecamatan Jati belum lama ini.
ANTRE: Lansia sedang antre untuk menerima vaksin Covid-19 di Balai Desa Ploso, Kecamatan Jati belum lama ini.

KUDUS, Lingkar.co – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus terus mengebut proses vaksinasi bagi lansia. Hal ini dilakukan supaya target vaksinasi lansia sebanyak 40 persen bisa segera tercapai.

Kepala DKK Kudus Badai Ismoyo mengatakan, sebenarnya capaian vaksinasi lansia sudah mencapai 40 persen. Angka ini berdasarkan perhitungan secara manual oleh DKK Kudus.

“Setelah kami hitung secara manual dari laporan vaksinasi di setiap faskes, capaian vaksinasi bagi lansia di Kudus itu sudah mencapai 40 persen,” katanya.

Namun, Badai menerangkan, berdasarkan data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) per Selasa (16/11), capaian vaksinasi lansia di Kudus yakni sebesar 37,08 persen. Dari presentase tersebut, terhitung sudah ada 26.363 orang lansia yang telah divaksin dari total sasaran sebanyak 71.098 orang.

“Ada perbedaan data capaian vaksinasi karena datanya masih delay dari Pcare. Ini akan kami upayakan untuk komunikasi dengan BPJS Kesehatan. Soalnya yang punya data Pcare itu dari pihak BPJS Kesehatan. Nanti penyesuaian data itu berdasarkan data dari Pcare tersebut,” tuturnya.

Pihaknya mengaku akan terus berupaya melakukan percepatan vaksinasi bagi lansia. Bahkan, DKK Kudus telah melibatkan lintas sektor agar lansia bisa mudah untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19.

“Kami akan lakukan edukasi dan sosialisasi terus menerus kepada lansia supaya mau mengikuti vaksinasi. Sementara untuk lansia yang kesulitan mendapatkan akses vaksinasi, kita akan datangi dengan melakukan vaksinasi door to door,” ucap Badai.

Terpisah, Koordinator Vaksinasi DKK Kudus Ali Muhtadi menyampaikan, antusiasme lansia untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 saat ini sudah semakin meningkat. Ia pun menegaskan, vaksinasi Covid-19 sudah dipastikan aman. Sehingga, lanjutnya, pihaknya meminta para lansia untuk tidak perlu takut mengikuti vaksinasi.

“Kami berharap para lansia bisa mengikuti vaksinasi ini. Karena lansia memiliki kondisi tubuh yang rentan terpapar virus. Jika sudah divaksin, nantinya bisa meningkatkan imunitas tubuh supaya tidak mengalami gejala yang berat apabila terpapar virus Covid-19,” paparnya

Lingkar News Network

  • Bagikan