Dinilai Potensial, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kendal Dampingi Nelayan Budidaya Rumput Laut

Budidaya rumput laut di kabupaten Kendal Jawa Tengah. Foto: Yoedhi/Lingkar.co
Budidaya rumput laut di kabupaten Kendal Jawa Tengah. Foto: Yoedhi/Lingkar.co

Lingkar.co – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kendal akan mengembangkan budidaya rumput laut di Kabupaten Kendal. Saat ini di Kendal sudah ada kelompok petani budidaya rumput laut di Kendal dengan hasil panen yang lumayan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kendal, Hudi Sambodo mengatakan, hasil budidaya rumput laut di Kendal dinilai cukup potensial cukup, sehingga perlu dikembangkan.

Melihat potensi yang bagus, pihaknya melalui Bidang Perikanan Budidaya terus melakukan pembinaan. “Kami terus mendampingi dan memantau agar terus berkembang,” katanya.

Koordinator Budidaya Rumput Laut di Kendal, Budiarto mengatakan, budidaya rumput di Kendal sudah berjalan satu tahun. Saat ini sudah ada sekitar 50 petani yang bergabung melakukan budidaya rumput laut dengan luasan sekitar 25 hektar tambak.

“Budidaya rumput laut ada di Kelurahan Karangsari, Bandengan, Banyutowo, Balok dan Kampung Mbiru,” ujarnya.

Budiarto mengatakan, tujuan budidaya rumput laut ini juga untuk meningkatkan pendapatan para pemilik tambak. Pasalnya, rata-rata panen rumput laut sekitar dua bulan, sehingga dalam satu tahun bisa panen sampai lima kali.

“Untuk satu hektar sekali panen bisa menghasilkan sekitar tiga puluh juta, dipotong biaya pengelolaan, bersihnya sekitar lima belas juta,” jelasnya.

Dikatakan, hasil panen sudah ada yang menampung dalam bentuk rumput laut kering. Sementara ini, penjualan dalam jumlah besar dikirim ke Surabaya atau Brebes. “Pemasarannya sudah jelas, jadi sudah ada yang menampung,” katanya.

Adanya budidaya rumput laut bisa menambah pendapatan para pemilik tambak. Apalagi bisa dilakukan bersamaan dengan budidaya ikan bandeng atau tambak yang sudah tidak produktif. (*)

Penulis: Yoedhi W