Distribusi Oksigen di Jateng Dikawal Tentara dan Polisi

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, saat mengecek distributor gas di Kawasan Industri Candi Kota Semarang, PT Surya Gas. Ganjar bentuk satgas oksigen untuk memastikan ketersedian dan distribusi oksigen di Jawa Tengah aman dan terkendali. Dok. Humas Pemprov/Lingkar.co
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, saat mengecek distributor gas di Kawasan Industri Candi Kota Semarang, PT Surya Gas. Ganjar bentuk satgas oksigen untuk memastikan ketersedian dan distribusi oksigen di Jawa Tengah aman dan terkendali. Dok. Humas Pemprov/Lingkar.co

SEMARANG, Lingkar.co – Distribusi oksigen ke rumah sakit di Jawa Tengah (Jateng), melibatkan aparat TNI dan Polri. Gubernur Jawa Tengah bentuk satgas oksigen.

Total ada 99 rumah sakit di Jateng, yang menjadi objek distribusi oksigen. Ketersediaan oksigen di rumah sakit harus aman dan tidak terlambat.

Demikian diungkapkan Kabid Humas Polda Jateng, Kombes M. Iqbal Alqudusy, Kamis (8/7/2021).

2023-12-tgl-13-larangan-kampanye

“Pihak TNI dan Polri bakal melakukan pengawalan ketat terhadap distribusi oksigen,” ujarnya.

Menurut Iqbal, untuk wilyah Jateng, saat ini sudah ada bentuk Satgas Oksigen. Satgas ini bertugas untuk memastikan ketersediaan oksigen medis di rumah sakit dan pengirimannya tidak terlambat.

2023-12-tgl-13-pihak-yang-dilarang-ikut-kampanye

“Satgas oksigen di bawah kendali Pemprov Jawa Tengah. Tim kami dari Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah masuk di dalam untuk melakukan pengawasan dari produksi sampai distribusi,” kata Iqbal.

Png-20230831-120408-0000

Satgas ini, kata Iqbal, tidak hanya mencukupi kebutuhan oksigen di rumah sakit. Tetapi juga menjamin distribusi oksigen dari PT Samator, selaku produsen sampai ke rumah sakit yang membutuhkan.

“Kami lakukan pengamatan kemudian pendistribusian pengawalan oksigen ke rumah sakit tujuan,” ujar Iqbal.

“Kami sudah cek ke produsen oksigen PT Samator. Perusahaan itu sampai membeli oksigen dari Cilegon, Banten dan Gresik, Jatim untuk mencukupi oksigen di rumah sakit Jawa Tengah,” ucapnya lagi.

Iqbal, mengatakan pihaknya tidak ingin kembali mendapati kasus keterlambatan karena faktor sopir. Mengingat, dalam pengawasan pernah terjadi keterlambatan pengiriman lantaran faktor dari pengemudi.

“Saya cari itu sopirnya yang kirim oksigen, kenapa tidak segera datang, ternyata sopirnya tidur di hotel, akhirnya dipecat. Makanya kalau mau sopir, dari TNI dan Polri siap untuk melaksanakannya,” tutur Iqbal.

Tugas Utama Satgas Oksigen

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, membentuk Satgas Oksigen. Beranggotakan sejumlah instansi penting termasuk Ditreskrimsus Polda Jateng.

Pembentukan Satgas ini untuk memastikan suplai oksigen di Jateng, aman.

“Untuk oksigen, saya membuat Satgas Oksigen yang anggotanya dari berbagai unsur, termasuk Dirreskrimsus Polda Jateng. Tugasnya untuk memastikan suplai oksigen di rumah sakit seluruh Jateng aman,” kata Ganjar, usai memimpin rapat koordinasi Covid-19 di ruang rapat Gedung A Lantai 2, Kantor Gubernur, Senin (5/7/2021).

Ganjar mengatakan, Satgas memiliki tugaskan untuk menghitung seluruh stok ada di Jateng. Jumlahnya berapa, ada di mana saja, dan berapa kebutuhan untuk memenuhi permintaan rumah sakit.

“Jadi semua dapat tertangani sesuai data,” ujarnya.

Satgas, lanjut Ganjar, dalam penggunaannya untuk menampung keluhan-keluhan dari rumah sakit di Jateng. Selain itu, Ganjar juga meminta satgas untuk membantu, memfasilitasi termasuk mencarikan jalan keluar untuk pemenuhannya.

“Kita minta sedikit ngoyak-oyak. Kenapa ini penting, agar tidak ada delay berkepanjangan, karena bisa berakibat fatal bagi pasien,” jelasnya.

Penulis : M. Rain Daling

Editor : M. Rain Daling

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *