FX Hadi Rudyatmo Ajukan Surat Pengunduran Diri sebagai Plt Ketua DPD PDIP Jawa Tengah

FX Hadi Rudyatmo alias Rudi Kumis. Foto: istimewa
Politikus senior PDI Perjuangan Jawa Tengah, FX Hadi Rudyatmo alias Rudi Kumis. Foto: istimewa

Lingkar.co – Sebuah surat pengunduran diri FX Hadi Rudyatmo dari jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Tengah beredar di kalangan internal partai dan publik.

Surat pengunduran diri tersebut bertanggal Surakarta, 12 Desember 2025, dan ditujukan langsung kepada Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Dalam surat itu, kader senior PDIP yang akrab disapa Rudy Kumis mencantumkan identitas lengkap, mulai dari tempat dan tanggal lahir, alamat domisili di Kota Surakarta, hingga nomor Kartu Tanda Anggota (KTA) PDI Perjuangan.

FX Hadi Rudyatmo juga menuliskan kapasitasnya sebagai Plt Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah. Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Megawati Soekarnoputri atas kepercayaan dan kesempatan yang telah diberikan kepadanya beserta keluarga. Selain itu, Rudy turut menyampaikan permohonan maaf karena merasa belum mampu membalas kepercayaan yang telah diberikan Ketua Umum.

Dalam surat tersebut, mantan Wali Kota Surakarta itu menyatakan dirinya menilai tidak mampu menjalankan tugas sebagai Plt Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah dalam situasi dan kondisi saat ini. Keputusan untuk mengundurkan diri, menurut Rudy, diambil demi menjaga soliditas dan kekompakan organisasi agar roda partai tetap berjalan dengan baik.

Rudy secara resmi menyatakan mengundurkan diri dari jabatan Plt Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Tengah terhitung mulai 17 Desember 2025. Dengan pengunduran diri tersebut, ia menegaskan kembali berstatus sebagai anggota biasa PDI Perjuangan.

Dalam surat yang sama, Rudy juga memaparkan rekam jejak panjangnya di PDI Perjuangan sejak bergabung pada tahun 1977. Ia menyebut pernah mengemban berbagai posisi struktural, mulai dari Bankordes, Sekretaris Komdes, Ketua Komdes, Sekretaris Komcat, Ketua PAC PROMEG, hingga menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta selama lima periode hingga tahun 2025.

Meski melepas jabatan struktural di tingkat provinsi, Rudy menegaskan tetap setia sebagai kader PDI Perjuangan. Ia menyatakan komitmennya untuk tetap loyal, taat, dan patuh kepada Ketua Umum Megawati Soekarnoputri serta siap berjuang memenangkan PDI Perjuangan pada Pemilu 2029. (*)

Penulis: Husni Muso