Gelar Media Gathering, KPU Pati Ajak Media Ikut Sukseskan Pemilu 2024

KPU Pati menggelar Media Gathering bersama PWI dan IJTI Pati. Foto: Miftahuls Salam/Lingkar.co

Lingkar.co – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pati menggelar media gathering dalam rangka menyukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Rumah Makan Pawon Simbah, Rabu (27/12/2023).

Kegiatan tersebut diikuti oleh wartawan dari media cetak, online dan elektronik yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kabupaten Pati.

Dalam kesempatan itu, Ketua KPU Pati Supriyanto mengajak media ikut menyukseskan Pemilu 2024. Salah satunya dengan membuat berita yang berimbang dan sesuai dengan fakta.

2023-12-tgl-13-larangan-kampanye

“Berita bagus ya diberitakan dengan bagus. Begitu pun yang jelek diberitakan dengan apa adanya. Faktanya A harus A, jika B ya harus B,” katanya.

Apalagi, dalam proses tahapan Pemilu kali ini. Menurutnya, insan pers juga harus ikut menangkal hoaks. Hal ini supaya Pemilu 2024 dapat menjadi pesta demokrasi yang berkualitas.

2023-12-tgl-13-pihak-yang-dilarang-ikut-kampanye

“Memang penting, kenapa kemudian media atau para pekerja pers ini kolaborasi dengan kami. Contoh misalkan pemberitaan yang hoaks ini juga bisa diantisipasi,” tuturnya.

Png-20230831-120408-0000

Di sisi lain, katanya, bahwa media juga punya peran sebagai pengawas selama proses Pemilu. Sehingga, harus bisa benar-benar menjalankan fungsinya dengan baik.

Tak lupa, dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada para insan pers, karena selama ini telah membantu memberitakan dan menyosialisasikan berbagai kegiatan yang diselenggarakan KPU Pati.

Sementara itu, Ketua PWI Pati Moch Noor Efendi mengatakan bahwa kolaborasi antara penyelenggara Pemilu dan media ini penting. Hal ini karena media punya fungsi untuk mengawal demokrasi dan sebagau media edukasi bagi masyarakat atau pemilih.

“Peran pers itu juga harus pada memberikan edukasi, kalau dalam pemilu juga demikian. Kalau di KPU ada divisi bagian sosialisasi maka di pers juga demikian,” ungkapnya.

Selain itu, katanya, pers juga harus memberikan informasi yang valid kepada masyarakat. Khususnya, di tengah gempuran informasi di media sosial (medsos) yang makin sulit dikendalikan.

“Memang bahwa laju media ini sudah sangat cepat, sehingga media juga harus mampu memberikan pemahaman yang benar bagi masyarakat,” ujarnya. (*)

Penulis: Miftahus Salam

Editor: Ahmad Rifqi Hidayat

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *