Gen Z Dominasi! Sewa iPhone di Semarang Laris Manis Jelang Lebaran

Lingkar.co – Tren persewaan iPhone di Kota Semarang mulai menggeliat memasuki pertengahan Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri. Permintaan bahkan disebut meningkat dua sampai tiga kali lipat dibandingkan hari biasa.

Pemilik usaha Persewaan iPhone Nusantara Cabang Semarang, Kasyful Albab Al Musthofa, mengatakan lonjakan signifikan biasanya terjadi pada 10 hari terakhir Ramadan.

“Kalau sudah mendekati Lebaran itu naiknya bisa dua sampai tiga kali lipat,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).

Ia menjelaskan, kondisi berbeda justru terjadi pada awal Ramadan. Saat itu, permintaan cenderung menurun karena berbagai kegiatan seperti konser, touring, hingga wedding banyak yang libur sehingga kebutuhan dokumentasi ikut berkurang.

“Awal Ramadan malah turun. Karena kegiatan-kegiatan itu pada off,” katanya.

Memasuki pertengahan hingga akhir Ramadan, permintaan mulai merangkak naik. Mayoritas penyewa menggunakan iPhone untuk dokumentasi kegiatan buka bersama (bukber), berbagi takjil, hingga acara organisasi.

“Biasanya buat bukber sama bagi-bagi takjil. Ada juga organisasi yang sewa untuk dokumentasi,” jelasnya.

Dari sisi demografi, penyewa didominasi kalangan Generasi Z dengan rentang usia 17 hingga 25 tahun. Mereka umumnya mencari kualitas kamera yang lebih baik untuk kebutuhan konten media sosial.

“Rata-rata usia 17 sampai 25 tahun yang paling banyak,” ujarnya.

Untuk tarif, harga sewa dibanderol mulai Rp10.000 per hari tergantung tipe dan durasi pemakaian. Unit yang paling laris adalah iPhone 11 dan iPhone 12 yang dikenal dengan sebutan iPhone “boba” karena desain dua kameranya.
Selain itu, iPhone XR dan iPhone 8 Plus masih diminati untuk kebutuhan foto standar.

Sementara seri lebih tinggi seperti iPhone 13 dan iPhone 14 banyak dipilih karena telah dilengkapi fitur mode sinematik untuk perekaman video.

Adapun sistem penyewaan cukup sederhana. Pelanggan hanya perlu menyerahkan identitas asli seperti KTP atau SIM sebagai jaminan selama masa sewa.

“Yang penting identitas lengkap dan asli, itu sudah cukup,” pungkasnya. ***