Gus Wafa Ucapkan Harlah ke-53 PPP, Tekankan Persatuan dan Pengabdian untuk Rakyat

Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Fraksi PPP, Ali Wafa (Gus Wafa)/Lingkar.co
Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Fraksi PPP, Ali Wafa. Foto: Dok. Pribadi for Lingkar.co

Lingkar.co – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), M. Ali Wafa atau yang akrab disapa Gus Wafa, menyampaikan ucapan Selamat Hari Lahir (Harlah) ke-53 kepada Partai Persatuan Pembangunan.

Dalam keterangannya, Gus Wafa menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang PPP yang telah menginjak usia lebih dari setengah abad. Menurutnya, usia 53 tahun merupakan bukti keteguhan PPP dalam menjaga konsistensi perjuangan politik yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kerakyatan.

“Selamat Hari Lahir ke-53 Partai Persatuan Pembangunan. Semoga PPP senantiasa istiqamah dalam memperjuangkan kepentingan umat dan rakyat Indonesia, serta tetap menjadi rumah besar bagi aspirasi politik yang menjunjung tinggi nilai keadilan dan persatuan,” ujar Gus Wafa, Senin (5/1/2025).

Ia menegaskan bahwa PPP sejak awal berdiri telah mengambil peran penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia. PPP, kata dia, tidak hanya hadir sebagai partai politik, tetapi juga sebagai gerakan moral yang memperjuangkan kemaslahatan umat, memperkuat persatuan bangsa, dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sebagai wakil rakyat di DPRD Jawa Tengah, Gus Wafa menilai peringatan Harlah ke-53 PPP harus dijadikan momentum untuk memperkuat kerja nyata di tengah masyarakat. Ia mengajak seluruh kader dan simpatisan PPP, khususnya di Jawa Tengah, untuk terus turun ke bawah, mendengar aspirasi rakyat, serta menghadirkan solusi konkret atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“PPP harus terus hadir di tengah rakyat, tidak hanya saat momentum politik, tetapi dalam keseharian. Kerja-kerja pengabdian sosial, pendampingan masyarakat, serta perjuangan kebijakan pro-rakyat harus terus kita perkuat,” tegasnya.

Gus Wafa juga menyoroti tantangan ke depan yang semakin kompleks, mulai dari persoalan ekonomi, kesejahteraan sosial, pendidikan, hingga penguatan moral dan nilai keagamaan di tengah perubahan zaman. Menurutnya, PPP dituntut untuk adaptif tanpa meninggalkan jati diri dan nilai dasar perjuangan partai.

Ia berharap, di usia ke-53 ini, PPP semakin solid, dewasa, dan mampu menjawab tantangan zaman dengan tetap berpegang pada prinsip amar ma’ruf nahi munkar. Gus Wafa juga mengajak generasi muda untuk tidak ragu bergabung dan berkontribusi bersama PPP dalam membangun bangsa.

“Dengan kebersamaan, persatuan, dan niat tulus berjuang untuk rakyat, saya yakin PPP akan terus eksis dan memberikan manfaat nyata bagi Indonesia. Harlah ke-53 ini menjadi pengingat bahwa perjuangan belum selesai,” pungkasnya. (*)