Hadirkan Inovasi Pembelajaran lewat Podcast saat PJJ

  • Bagikan
SIARAN: Rifa'i, Wakasek Bidang Kesiswaan SMP 2 Kudus saat sedang menunjukan cara melakukan siaran podcast di SperOku Channel, Senin (30/11). (DOK. LINGKAR JATENG)
SIARAN: Rifa'i, Wakasek Bidang Kesiswaan SMP 2 Kudus saat sedang menunjukan cara melakukan siaran podcast di SperOku Channel, Senin (30/11). (DOK. LINGKAR JATENG)

KUDUS, Lingkar.co – Proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) menuntut sekolah dan guru untuk memberikan model pembelajaran yang variatif, kekinian dan tidak membosankan. Hal inilah yang dilakukan SMP 2 Kudus. Pihak sekolah mengahadirkan inovasi dalam pelaksanaan PJJ di masa pandemi.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Rifa’i mengatakan sekolah menyadari betul bahwa perlu adanya inovasi pembelajaran yang tidak membosankan selama pandemi covid-19 ini. Sehingga sekolah berinisiatif membuat Podcast dengan nama SperOku Channel.

Ads Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022

“Ini terinspirasi dari adanya pandemi Covid-19. Kita mencari inovasi untuk guru dan siswa supaya bisa melakukan pembelajaran jarak jauh yang variatif. Oleh karena itu, kita membuat studio mini ini untuk menyampaikan materi pembelajaran baik akademis maupun non akademis” katanya saat dikonfirmasi lingkar.co di Kudus, kemarin.

Studio Podcast ini telah diluncurkan pada 25 November lalu, bertepatan dengan HUT PGRI Ke 75. Nantinya podcast ini akan tayang di Saluran Youtube SMP 2 Kudus. Hal itu supaya para siswa nantinya bisa menonton materi pembelajaran kapan pun. Ketika pembelajaran tatap muka sudah dimulai, ia menambahkan studio podcast ini juga akan digunakan sebagai sarana berekspresi dan mengasah kreativitas siswa.

“Kedepannya ini jadi wadah kreativitas untuk anak-anak dan bapak ibu guru. Jadi ketika pembelajaran tatap muka sudah dimulai, anak-anak yang memiliki minat di bidang seni seperti menari, menyanyi maupun penyiaran, bisa menggunakan studio podcast ini,” paparnya.

Lebih lanjut, lahirnya podcast ini juga merupakan dukungan dari para alumni SMP 2 Kudus. “Sekolah sangat berterimakasih kepada para alumni SMP 2 Kudus yang sangat peduli dan mendukung dengan adanya podcast ini,” ungkapnya.

Kini sekolah telah menyiapkan jadwal acara untuk pembagian waktu tayang yang nantinya akan diisi oleh guru-guru di smp 2 kudus, alumni maupun narasumber kompeten lainnya.

“Sekarang sementara dari guru dulu yang mengisi. Nanti akan ada semua mata pelajaran yang disiarkan. Kemudian nanti juga ada dari alumni yang bisa memberikan motivasi untuk kebaikan masa depan anak – anak. Para alumni yg kompeten dengan bidangnya, misalkan tentang hukum, kesehatan, pendidikan. Tidak menutup kemungkinan kita nantinya menghadirkan narasumber dari luar juga supaya semakin variatif ,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Dian Vitayani Winahyu mengapresiasi inovasi tersebut. Menurutnya, penbelajaran jarak jauh juga bisa memicu kreativitas sekolah. Guru bisa berinovasi dalam pembelajaran untuk tetap mengembangkan karakter siswa. “Konsepnya kan kurikulum berbasis satuan pendidikan. Kurikulum tingkat satuan pendidikan dengan Management by school. Manajemen ditentukan oleh sekolah masing – masing sesuai dengan kondisi sekolah. Supaya bisa menjadikan siswa – siswanya untuk menjadi cerdas berkarakter. Silahkan sekolah bisa berkreasi dan berinovasi. Karena kondisi dari sekolah bisa berbeda – beda,” katanya. (mg4/pal/aji)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.