Harap Pemerintah Antisipasi KIPI Vaksin Covid-19, PB IDI: Siapa yang Ganti Biaya Rumah Sakit ?

Ilustrasi Vaksin Covid-19 (ANTARA/LINGKAR.CO)
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (ANTARA/LINGKAR.CO)

JAKARTA, Lingkar.co – Ketua Tim Advokasi Pelaksanaan Vaksinasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Iris Rengganis, meminta Pemerintah mengantisipasi, kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) vaksin COVID-19 dengan menyiapkan protokol pertolongan.

Menurut Iris, penerapan protokol kesehatan harus ditingkatkan disertai dengan protokol pertolongan kepada masyarakat yang mengalami KIPI.

“Perlu digarisbawahi, bila terjadi KIPI yang berat siapa yang akan mengganti uang perawatan di rumah sakit ? Itu menjadi salah satu pertanyaan di masyarakat,” tuturnya.

Ia mengatakan, vaksinasi COVID-19 harus dilakukan dengan teliti dan hati-hati serta tetap menjalankan protokol kesehatan, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

“Agar tidak terjadi kebingungan di masyarakat yang terkait program vaksinasi,” katanya dalam rapat dengar pendapat Komisi IX DPR yang diikuti melalui siaran langsung akun Youtube Komisi IX DPR RI Channel di Jakarta, Selasa (19/1).

PB IDI menilai, harus ada koordinasi antara kementerian/lembaga, untuk menyukseskan vaksinasi COVID-19.

“PB IDI menyatakan mendukung program vaksinasi COVID-19 sepenuhnya dan menyerukan kepada anggota untuk mengikuti imunisasi dan program imunisasi yang dilakukan di seluruh Indonesia,” imbuhnya.

Anggota Komisi IX DPR Suir Syam meminta, para pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan vaksinasi COVID-19, menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat, karena banyak beredar ajakan menolak vaksinasi di media sosial.

“Kewajiban kita semua untuk memberikan informasi yang benar kepada masyarakat. Masyarakat bersama pemerintah bisa menghentikan pandemi COVID-19, selain dengan imunisasi juga dengan menjalankan protokol kesehatan,” katanya. (ara/aji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.