Jalan Rusak Tak Layak Dilintasi, Sindir Ganjar di Medsos melalui Unggahan Video

  • Bagikan
MAKAN KORBAN: Kondisi jalan provinsi Solo-Purwodadi di Desa Kragan, Kecamatan Godangrejo, Kabupaten Karanganyar baru-baru ini.(PUJOKO/KORAN LINGKAR JATENG)
MAKAN KORBAN: Kondisi jalan provinsi Solo-Purwodadi di Desa Kragan, Kecamatan Godangrejo, Kabupaten Karanganyar baru-baru ini.(PUJOKO/KORAN LINGKAR JATENG)

KARANGANYAR, Lingkar.co- Warga mengeluhkan kondisiJalan Provinsi Solo-Purwodadi yang masuk wilayah Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar. Bahkan dalam unggahan di medsos, jalan itu disebut wisata baru bernama Jeglongan Sewu. 

Warga Desa Kragan, Kecamatan Gondangrejo Alfian Eko memotret kondisi Jalan Solo-Purwodadi menggunakan drone dan diunggah di akun instagramnya @alstudio_drone. Dalam video dengan durasi sekitar 1 menit itu, Alfian juga menyertakan keterangan.

Ads Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022

“Hanya ingin memperkenalkan wisata baru di daerah Kalioso yakni Jeglongan Sewu. Ya dari sekian banyaknya wisata di Kalioso dan sekitarnya wisata Jeglongan Sewu adalah satu-satunya wisata yang tak pernah sepi dikunjungi oleh pengunjung. Bagaimana mau sepi, wisata ini adalah Jalan Provinsi Solo – Porwodadi, jalan ini semakin parah dan sangat tidak layak untuk delewati. Belum lagi kalau hujan turun, jalanan menjadi genangan air yang gatau air mau mengalir kemana. Jadi apakah kawan kawan semua setuju jika jalan raya ini segera di perbaiki ?”

“Dumateng Bopo @ganjar_pranowo, kula sak rencang wargo Gondangrejo, nyuwun tulung sanget perhatianipun kagem margi Solo-Purwodadi KM 6-12. Mugi saget dipun plester maleh,” Kata Alfian dalam unggahan tersebut.

Video yang menggambarkan kerusakan Jalan Solo-Purwodadi itu pun diunggah ulang oleh akun @explore_gondangrejo. Dalam unggah video di akun @explore_gondagrejo itu turut disertakan juga keterangan yang berisi sindiran atas rusaknya Jalan Solo-Purwodadi.

Eko sapaan akrabnya menyampaikan, dirinya sengaja membuat video itu untuk membantu warga yang mengeluhkan atas rusaknya Jalan Solo-Purwodadi.  “Sepanjang Jalan Solo-Purwodadi sebagian sudah dibangun jalan beton. Namun bagian lain yang belum dibangun kondisinya rusak. Warga mengeluhkan, saya cuma bantu,” terang Eko. 

Eko berharap dengan cara tersebut ada respon dari pemerintah untuk segera memperbaikinya. Mengingat musim penghujan ini semakin memperparah kondisi jalan yang berlubang di beberapa titik. 

Sementara itu, Camat Gondangrejo, Rusmanto sudah melaporkan kondisi jalan Solo-Purwodadi yang masuk wilayah Karanganyar itu kepada Bupati Karanganyar, Juliyatmono.  “Lima Kades tandatangan bersama, dan sudah dikirim ke bupati. Ada Kades Wonorejo, Selokaton, Rejosari, Bulurejo dan Tuban,” terang Rusmanto. 

Disampaikan Rusmanto, jalan raya Solo -Purwodadi yang melewati Gondangrejo tersebut memang milik provinsi. Jalur tersebut juga merupakan akses menuju ke Makam Keluarga Presiden RI, Joko Widodo yang berada di Mundu Desa Selokaton Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar.(jok/one) 

Sumber: Koran Lingkar Jateng

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.