Jelang Akhir Tahun, Polres Blora Musnahkan 2.651 Knalpot Brong

Polres Blora memusnahkan knalpot brong hasil operasi penegakan hukum di halaman kantor Polres Blora. Foto: Lilik Yuliantoro/Lingkar.co

Lingkar.co – Polres Blora memusnahkan 2.651 barang bukti knalpot brong hasil operasi penegakan hukum Satlantas Polres Blora, Polda Jateng di kota dengan julukan penghasil Minyak dan Jati ini.

Pemusnahan dilakukan di halaman Mapolres dan dipimpin langsung oleh Kapolres Blora AKBP Agus Puryadi, Jumat (06/10/2023).

Dalam konferensi persnya, Kapolres AKBP Agus Puryadi, menyampaikan, sejak bulan Agustus pihaknya sudah mulai menyebar imbauan terkait knalpot brong ini.

“Jadi, pagi ini kita melaksanakan pemusnahan atas kegiatan operasional penegakan hukum terhadap pelanggaran knalpot tidak standard (brong),” ucapnya.

“Dari hasil yang kita dapat ada BB (barang bukti) ranmor (pencurian motor) ada 62. Ini kita operasi knalpot brong kendaraannya tidak ada suratnya. Tapi itu bodong karena leasing,” ucapnya kembali.

Lebih lanjut, pihaknya juga mengatakan bahwasanya ada ribuan knalpot brong yang diamankan, selama operasi dilakukan.

Png-20230831-120408-0000

“Total BB (barang bukti) knalpot 2.651, yang kita bawa saat ini cuma 651. Tilang secara keseluruhan ada 2713 tilang. Imbauan yang kita buat 52 hanya untuk Polres, Polsek bikin 3 kali 16 Polsek,” ungkapnya.

Dirinya juga menegaskan bahwa surat-surat penindakan oprasi itu sudah dibuat sebelumnya. Selain itu, telah sering melakukan sosialisasi terkait hal tersebut.

Tak hanya itu, ia juga mengatakan kembali bahwasanya sebagian barang bukti knalpot brong sudah dibawa ke Polda Jawa Tengah.

“Kita tidak tiba-tiba melakukan operasi tapi proses sosialisasi sudah kita lakukan. Dan sisa ribuan knalpot brong itu sudah dikirim ke Polda Jateng untuk dilakukan pemusnahan, itu sekitar bulan Mei,” ujarnya.

Ia jelaskan, jika hasil operasi knalpot brong ini dikonversi dengan beli baru dan diuangkan, maka hasilnya mencapai Rp195 juta.

“Peredaran knalpot brong ini di wilayah Kabupaten Blora turun 60 persen. 40 persen tinggal orang yang lalu lalang. Orang luar Blora yang lewat dan bandel-bandel,” terangnya.

“Dan kami mohon, ini perlu banyak pihak, termasuk Forkopimda Blora ini untuk ikut menjaga Blora ini damai dan nyaman. Tidak war wer di jalan kecil. Saat ini, Polres Blora masih melaksanakan penindakan knalpot brong/pelanggaran kasat mata,” terangnya kembali.

Perlu diketahui, dalam pemusnahan knalpot brong hasil operasi Satlantas Polres Blora ini, dilakukan dengan cara dipotong kemudian dilindas pakai mesin pelindas. (*)

Penulis: Lilik Yuliantoro
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *