Berita  

Jelang Idul Fitri 2026, Pengamanan Kawasan Maritim Juwana Diperketat

Plt. Bupati Pati bersama jajaran Tim Terpadu Maritim Juwana meninjau sejumlah titik strategis, mulai dari TPI II, TPI I Juwana, hingga Pangkalan TNI AL Juwana. Foto: Dokumentasi.

Lingkar.co – Pengamanan dan pengaturan kapal di kawasan maritim Juwana, Kabupaten Pati, diperketat menjelang puncak arus kedatangan kapal Idul Fitri 2026. Langkah ini ditegaskan dalam Apel Bersama Tim Terpadu Maritim Juwana yang digelar di Lapangan UPP Kelas III Juwana, Senin (23/2/3026).

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya antisipasi kecelakaan laut sekaligus penataan tambat-labuh kapal di kawasan yang menjadi pusat aktivitas perikanan tersebut.

Sebelumnya, pembentukan Tim Terpadu Maritim Juwana telah ditetapkan melalui Keputusan Bupati Pati Tahun 2026. Tim ini dibentuk sebagai instrumen strategis Pemerintah Kabupaten Pati untuk menjaga ketertiban aktivitas pelabuhan perikanan, tempat pelelangan ikan (TPI), hingga alur Sungai Silugonggo yang merupakan jalur vital ekonomi masyarakat pesisir.

“Kawasan maritim Juwana adalah urat nadi perekonomian masyarakat pesisir Kabupaten Pati. Aktivitas tambat-labuh, bongkar muat ikan, hingga pelelangan harus kita jaga bersama agar tetap aman dan produktif,” tegas Chandra.

Ia mengakui, masih terdapat sejumlah tantangan di lapangan. Di antaranya penataan kapal yang belum tertib, potensi kebakaran kapal, serta persoalan keamanan dan keselamatan pelayaran.

Untuk itu, tim akan memperkuat patroli keamanan, pengaturan tambat-labuh, mitigasi kebakaran, serta pemeriksaan kelengkapan alat keselamatan berlayar.

“Kunci keberhasilan tim ini adalah sinergi dan komunikasi yang solid. Tidak boleh ada ego sektoral. Semua harus bergerak dalam satu komando dan satu tujuan,” ujar Chandra.

Ia menambahkan, pendekatan humanis akan dikedepankan dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Namun demikian, konsistensi penegakan aturan tetap menjadi prioritas demi keselamatan bersama dan keberlanjutan aktivitas ekonomi maritim.

“Dukungan pemilik kapal dan paguyuban nelayan sangat dibutuhkan. Tertib tambat-labuh, melengkapi alat keselamatan, dan memahami aturan pelabuhan adalah bentuk tanggung jawab bersama,” tandasnya.

Usai apel, Plt. Bupati Pati bersama jajaran Tim Terpadu Maritim Juwana meninjau sejumlah titik strategis, mulai dari TPI II, TPI I Juwana, hingga Pangkalan TNI AL Juwana. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan pengamanan dan penataan kawasan berjalan optimal menjelang meningkatnya aktivitas kapal. (*)