Kecewa, DPD Gerindra Jateng Tantang Ganjarist Jatim untuk Datang dan Berdiskusi

  • Bagikan
Sekertaris DPD Gerindra Jateng Sriyanto Saputro, dia menyesalkan pernyataan Ketua Ganjarist Jatim Mazdjo Pray soal pencalonan Prabowo Subianto. Dok Pribadi/Lingkar.co
Sekertaris DPD Gerindra Jateng Sriyanto Saputro, dia menyesalkan pernyataan Ketua Ganjarist Jatim Mazdjo Pray soal pencalonan Prabowo Subianto. Dok Pribadi/Lingkar.co

SEMARANG, Lingkar.co – Sekretaris DPD Partai Gerindra Jateng Sriyanto Saputro menyesalkan pernyataan Ketua Umum Ganjarist Jatim Mazdjo Pray saat deklarasi dukungan untuk Ganjar Pranowo di Surabaya, Minggu (31/10/2021). Sriyanto menantang Mazdjo Pray untuk turun langsung ke Jateng agar dapat melihat realita yang terjadi di wilayah Jawa Tengah.

Menurut Sriyanto Saputro, Mazdjo Pray membuat opini ngawur yang merugikan Prabowo Subianto soal kejenuhan masyarakat jika ketua umum Partai Gerindra itu maju kembali.

Sekertaris DPD Partai Gerindra Jateng itu mengungkapkan, hampir semua hasil lembaga survei independen menyatakan elektabilitas Prabowo Subianto berada di urutan teratas untuk calon presiden 2024.

Padahal, tambahnya, hingga saat ini Prabowo belum berbicara soal Pemilu 2024 dan rencananya untuk kembali mencalonkan presiden.

Karena masih fokus menjalankan tugasnya sebagai Menteri Pertahanan membantu Presiden Jokowi.

‘’Pak Prabowo belum pernah bicara soal Pilpres 2024. Apalagi melakukan pencitraan, namun hasil survei menunjukkan bahwa beliau di urutan tertinggi,’’ kata Sriyono saat dihubungi Lingkar.co melalu pesan singkat.

Baca Juga:

Ketua DPC Gerindra Harapkan Bupati Jepara Tinggalkan Kesan Baik Di Akhir Masa Jabatannya

Sebelumnya, saat menghadiri pelantikan pengurus Ganjarist Jatim, Mazdjo Pray mengklaim menurut hasil survei menunjukkan Ganjar Pranowo berada di urutan teratas jauh meninggalkan kandidat lain termasuk Prabowo Subianto,

Sriyanto berharap Ketua Umum Ganjarist turun ke lapangan untuk melihat kondisi riil Jateng dibawah kepemimpinan Ganjar selama dua periode.

Agar dapat mengetahui raihan prestasi-prestasi, dan sejauh mana penanganan kondisi kemiskinan di Jateng, bukan hanya dari media sosial.

‘’Mari silahkan ke Jateng kita kita siap berdiskusi bedah kondisi wilayah ini yang sebenarnya. Jangan hanya memantau dari langit (medsos, red),’’ tantang Sriyanto.

Sriyanto mencotohkan tentang PON XX di Papua baru-baru ini, kontingen Jateng prestasinya melorot di urutan ke-6.

‘’Sepanjang sejarah baru kali ini terjadi. Tapi ironisnya saat gelaran PON yang riuh di medsos justru kegiatan Gubernur di Papua yang tidak terkait dengan upaya meningkatkan prestasi,’’ tegasnya.

Sriyanto: Belum Saatnya Bicara Pilpres

Menurut Sriyanto, belum saatnya sekarang bicara pilpres 2024. Bahkan  semua partai politik masih fokus mendukung pemerintah dalam menangani Covid-19.

‘’Saya sangat menyayangkan, dalam kedaan seperti saat ini sudah ada yang bising urusan pencapresan,’’ katanya.

Seperti halnya Prabowo Subianto, meski setidaknya sudah 13 DPD Gerindra mendeklarasikan agar Gerindra mencalonkan Ketua Umum/Ketua Dewan Pembina maju dalam Pilpres 2024.

Baca Juga:

Muzani: Prabowo Maju Capres 2024 untuk Selamatkan Aset Bangsa

Namun Prabowo hingga saat ini belum bersikap. Dia masih fokus menjalankan tugasnya sebagai pembantu Presiden. Buktinya Prabowo juga menjadi menteri terbaik dari hasil survei,

Sriyanto juga menyerukan politik santun dan bermartabat, dalam era demokrasi ini siapapun boleh dukung mendukung idolanya.

‘’Demokrasi menjamin siapapun untuk memberi dukungan untuk siapapun. Namun, jangan saling menjelekkan, apalagi merendahkan,” pungkas Sriyanto.

Penulis: Muhammad Nurseha

Editor: Muhammad Nurseha

  • Bagikan