Kejurkot Softball Antar Sekolah Jadi Pintu Regenerasi Atlet Kota Semarang

Kejurkot Softball antar sekolah yang diikuti oleh sejumlah team SMA di Kota Semarang. (dok Perbasasi Kota Semarang)
Kejurkot Softball antar sekolah yang diikuti oleh sejumlah team SMA di Kota Semarang. (dok Perbasasi Kota Semarang)

Lingkar.co — Kejuaraan Kota (Kejurkot) Softball Antar Sekolah 2025 yang digelar Perserikatan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) Kota Semarang tidak hanya menjadi ajang adu prestasi antarpelajar, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang pembinaan dan pencarian talenta muda olahraga softball.

Kejuaraan yang berlangsung pada 6–14 Desember 2025 di Lapangan Upgris Semarang ini diikuti oleh 10 tim dari sejumlah SMA di Kota Semarang, terdiri atas enam tim putra dan empat tim putri. Para peserta menampilkan persaingan ketat sejak babak awal hingga partai penentuan juara.

Ketua Kejurkot Softball antar Sekolah Tahun 2025, Prabandaru, menilai Kejurkot tahun ini menunjukkan perkembangan positif, baik dari segi kualitas permainan maupun antusiasme peserta. Menurutnya, peningkatan tersebut menjadi sinyal baik bagi masa depan softball di Kota Semarang.

“Atmosfer pertandingan tahun ini terasa lebih hidup. Semangat bertanding para atlet muda meningkat dan kualitas permainan juga semakin baik,” ujar Prabandaru.

Ia menambahkan, Kejurkot Softball Antar Sekolah merupakan bagian dari program pembinaan berjenjang Perbasasi Kota Semarang. Dari ajang ini, pihaknya mulai memetakan atlet-atlet potensial yang akan diproyeksikan memperkuat tim Kota Semarang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026.

“Kejuaraan ini bukan hanya soal juara, tetapi proses seleksi awal. Kami ingin memastikan regenerasi atlet softball berjalan dengan baik,” jelasnya.

Sepanjang kejuaraan, pertandingan berlangsung kompetitif dengan dukungan aktif dari sekolah, pelatih, serta rekan-rekan sesama pelajar. Hal tersebut dinilai turut menumbuhkan budaya olahraga prestasi di lingkungan sekolah.

Pada kategori putra, SMA Negeri 13 Semarang tampil dominan dan berhasil keluar sebagai juara pertama, disusul SMA Negeri 11 Semarang di posisi kedua dan SMA Semesta di peringkat ketiga.

Sementara di kategori putri, SMA Negeri 13 Semarang kembali menunjukkan keunggulan dengan meraih juara pertama, diikuti SMA Negeri 8 Semarang dan SMA Negeri 14 Semarang.

Melalui Kejurkot ini, Perbasasi Kota Semarang berharap softball semakin dikenal di kalangan pelajar serta mampu melahirkan atlet-atlet muda yang siap bersaing di level provinsi maupun nasional. ***