Site icon Lingkar.co

Menko Pangan Janji Bantu Pembangunan Pelabuhan dan Perkuat Ekonomi Pancasila di Batang

Menko Pangan RI Zulkifli Hasan saat sambutan acara Penandatanganan MoU pembentukan ekosistem UMKM di Pendapa Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Jumat (30/1/2026). Foto: dokumentasi

Menko Pangan RI Zulkifli Hasan saat sambutan acara Penandatanganan MoU pembentukan ekosistem UMKM di Pendapa Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Jumat (30/1/2026). Foto: dokumentasi

Lingkar.co – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan secara terbuka berjanji akan membantu pembangunan Pelabuhan Perikanan Nusantara di wilayah Kabupaten Batang demi mengejar target swasembada protein nasional.

Bukan tanpa sebab, ia menegaskan hal itu karena pemerintah pusat sedang fokus pada ‘Gerakan Ekonomi Rakyat’ atau yang disebut Presiden sebagai Ekonomi Pancasila.

“Tadi yang pelabuhan Pak, nanti kasih (proposalnya) ke saya ya, saya janji saya bantu Kabupaten Batang,” jawab Zulkifli dengan mantap di hadapan tokoh yang hadir dalam acara Penandatanganan MoU pembentukan ekosistem UMKM di Pendapa Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Jumat (30/1/2026).

Zulkifli juga menyebutkan, bahwa setelah sukses dengan swasembada karbohidrat (beras dan jagung), tantangan berikutnya adalah memenuhi kebutuhan protein ikan agar Indonesia tidak lagi bergantung pada impor.

“Tahun ini kita masih kurang namanya protein ikan. Di Jawa Tengah kita akan bangun Kampung Nelayan. Akan dibangun sebanyak 2.000 tahun ini, serta 20.000 hektar tambak ikan agar kebutuhan protein tercukupi,” terangnya.

Selain pelabuhan, Zulkifli juga menyoroti peran penting Koperasi Desa (Kopdes) yang didesain memiliki fasilitas luas mencapai 1.000 meter persegi untuk menampung hasil UMKM lokal. Ia menekankan bahwa keberhasilan gerakan ekonomi ini tidak lepas dari peran organisasi kemasyarakatan.

“Tanpa dukungan Ansor tidak mungkin sukses, saudara-saudara sekalian. Dan kalau NU tidak maju, Indonesia tidak maju. Yuk, kita sambut Gerakan Ekonomi Rakyat ini dengan gegap gempita,” tegasnya.

Pernyataan Zulkifli Hasan itu muncul sebagai respons terhadap Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan yang berterus terang menitipkan harapan agar mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat.

Namun sebelum itu Faiz melaporkan bahwa Kabupaten Batang telah berhasil melampaui ekspektasi pertumbuhan ekonomi nasional.

“Alhamdulillah Batang pada tahun 2025 pertumbuhan ekonominya mencapai 8,05%. Insyaallah mungkin bisa dilaporkan kepada Bapak Presiden, jika beliau memberikan target pertumbuhan 8%, di Batang kita sudah achieve,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa kunci kesuksesan ini adalah strategi link and match antara sektor pertanian, peternakan, dan ritel modern. Salah satu langkah konkretnya adalah kolaborasi peternakan ayam dan perkebunan kelengkeng yang hasilnya langsung diserap oleh jaringan Indomaret.

Pada saat melaporkan capaian tersebut, Faiz menyelipkan satu permohonan khusus kepada Menko Pangan.

“Nah, ini titip satu Pak Menko untuk mohon dibantu sekali disupport Pelabuhan Perikanan Nusantara,” harapnya. (*)

Exit mobile version