Miliki Trauma, Lady Gaga Diperkosa Hingga Hamil di Usia 19 Tahun

BERTALENTA: Penyanyi bertalenta asal Amerika, Lady Gaga. (ISTIMEWA/LINGKAR.CO)
BERTALENTA: Penyanyi bertalenta asal Amerika, Lady Gaga. (ISTIMEWA/LINGKAR.CO)

JAKARTA, Lingkar.co – Ungkapan Lady Gaga diperkosa hingga hamil di usianya 19 tahun berhasil menggemparkan industry music dunia.

Pernyataan tersebut pihaknya ungkapkan dalam wawancara dokumenter “The Me You Can’t See” mengenai kesehatan mental dan efek jangka panjang trauma.

Penyanyi yang kini berusia 35 tahun tersebut mengungkapkan, bahwa peristiwa keji yang ia alami adalah perlakuan dari seorang produser musiknya kala itu.

2023-12-tgl-13-larangan-kampanye

Baca juga:
Noah dan BCL Resmi Rilis Video Klip “Mencari Cinta”

Saat Lady Gaga masih berada di awal-awal ia harus berusaha untuk mencari pijakan di industry musik.

“Saya bekerja di bisnis ini dan seorang produser berkata, ‘Lepas pakaianmu’. Dan saya menolak, lalu mereka bilang akan membakar semua musikku. Dan mereka tidak berhenti,” ungkap penyanyi lagu ‘Bad Romance’ tersebut.

2023-12-tgl-13-pihak-yang-dilarang-ikut-kampanye

Lanjutnya, “Mereka tidak berhenti memintaku, dan saya hanya membeku dan saya… saya bahkan tidak ingat,” kata penyanyi yang pertama kali mengungkapkan kekerasan seksual ini pada 2014,” ujarnya.

Png-20230831-120408-0000

Baca juga:
Rilis Video Klip “Selamanya Cinta”, BCL Tampil Emosional

Penyanyi bertalenta tersebut menderita gangguan psikotik dan selama beberapa tahun ia merasa bukan orang yang sama seperti dulu.

“Pertama, saya merasa sangat-sangat tersakiti, lalu saya mati rasa. Saya merasa sakit selama berminggu-minggu, dan berminggu-minggu setelahnya, dan saya sadar itu rasa sakit yang sama ketika orang yang memperkosa dan menghamili menyudutkan saya,” imbuhnya.

Meskipun setelah menghadapi perlakuan keji di masa awal ia berjuang, Lady Gaga menolak menyebutkan siapa pria yang memperkosanya.

Baca juga:

PKB Pati Kecam Agresi Militer Israel ke Palestina

“Saya paham gerakan #MeToo, saya paham sebagian orang merasa nyaman dengan gerakan itu, tapi saya tidak. Saya tidak mau menghadapi orang itu lagi,” jelasnya.

Hingga pada tahun 2012, Lady Gaga mendirikan Born this Way Foundation untuk orang-orang yang bergumul dengan masalah kesehatan mental. (ara/luh)

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *