Muhammadiyah: Penanganan Jalan Rusak Harus Cepat, Hujan dan Banjir Penguji Kualitas Jalan yang Obyektif

  • Bagikan
Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Jawa tengah Drs. H. Tafsir, M.Ag (DOK PW MUHAMMADIYAH JATENG FOR LINGKAR.CO)
Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Jawa tengah Drs. H. Tafsir, M.Ag (DOK PW MUHAMMADIYAH JATENG FOR LINGKAR.CO)

SEMARANG, Lingkar.co– Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Jawa tengah Drs. H. Tafsir, M.Ag menyoroti penanganan jalan rusak di Jawa Tengah. Menurutnya, perbaikan jalan rusak harus segera sehingga tidak banyak warga yang merasa dirugikan.

Drs. H. Tafsir meminta pemerintah harus segera turun tangan untuk mengatasi jalan rusak. Meskipun pemerintah sedang menghadapai Covid-19 tapi jalan rusak juga tidak boleh diabaikan .

Ads Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022

“Pemerintah harus segera memperbaiki jalan yang rusak. Kita sadar Pemerintah sedang berat menghadapi Covid 19, tapi jalan rusak juga tidak boleh diabaikan. Keduanya sama-sama membahayakan jika tidak segera ditangani,” ujarnya

Menurutnya, masyarakat harus prihatin dengan banyaknya jalan rusak di Jawa Tengah. Ia menilai banjir dan hujan deras yang melanda akhir ini, menjadi penguji obyektif terhadapat kualitas jalan yang saat ini ada.

“Mungkin kita prihatin dengan banyaknya jalan rusak di Jateng, baik yang aspal maupun beton. Hujan deras dan banjir benar-benar menjadi penguji yang obyektif terhadap kualitas jalan. Alam selalu obyektif, jujur dan apa adanya,” bebernya.  

Selain itu, ia berpesan kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati saat berkendara dalam perjalanan.“Masyarakat juga harus hati-hati dalam perjalanan, tidak tergesa-gesa. Atur waktu lebih cermat dalam perjalanan, tidak main serobot. Saling menghargai sesama pengguna jalan. Tidak boleh lupa patuhi aturan berlalu lintas serta tetap jaga jarak dan bermasker,” tuturnya.(ito/lut)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.