Orang Tua Perlu Ikuti Panduan Seru Belajar Kebiasaan Baru sebelum PTM

  • Bagikan
BELAJAR: Kegiatan pembelajaran siswa di MI Miftahul Huda 4 sebelum pandemi covid-19. (NISA HAFIZHOTUS SYARIFA/LINGKAR JATENG)
BELAJAR: Kegiatan pembelajaran siswa di MI Miftahul Huda 4 sebelum pandemi covid-19. (NISA HAFIZHOTUS SYARIFA/LINGKAR JATENG)

KUDUS, Lingkar.co – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) rencananya akan dilaksanakan pada semester genap bulan januari nanti. Ada panduan seru belajar kebiasaan baru yang harus diikuti oleh orang tua dan anak yang sekolahnya nanti sudah diijinkan untuk melakukan PTM.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Dian Vitayani Winahyu mengatakan bahwa dengan mengikuti panduan yang ada, orang tua bisa ikut membantu sekolah menjaga anak – anak supaya tetap sehat dan selamat saat pembelajaran tatap muka.

Ads Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022

“Sebelum berangkat ke sekolah, orang tua harus pastikan kondisi lahir dan batin anak dalam keadaan sehat. Yakni tidak demam, tidak batuk, tidak pilek dan tidak takut ke sekolah. Baju yang dipakai harus dalam kondisi bersih. Anak harus sudah sarapan dan bawa bekal makanan sehat. Orang tua juga perlu ingatkan anak supaya tidak meminjam perlengkapan pribadi seperti peralatan makan dan peralatan ibadah. Jangan lupa untuk memakai maskernya, wajib pakai masker non medis tiga lapis. Kemudian ingatkan anak untuk cuci tangan pakai sabun setelah menggunakan transportasi publik atau ketika diantar jemput,” katanya saat dikonfimasi Lingkar.co.

Ia menambahkan, orang tua juga perlu mengingatkan anak untuk menghindari menyentuh benda – benda serta menjaga etika batuk dan bersin selama di jalan.

“Ketika di perjalanan perlu jaga jarak aman minimal 1,5 meter. Anak yang berangkat dengan ojek online sebaiknya bawa helm sendiri. Di angkutan umum, hindari menelpon dengan suara keras dan bercakap – cakap tanpa masker. Langsung ke sekolah dan jangan mampir – mampir ketika berangkat ke sekolah. Saat antar jemput jangan sampai berkerumun dan menunggu di sekolah,” tambah Dian.

Ketika pembelajaran selesai, ia melanjutkan orang tua perlu ingatkan anak untuk tetap menjaga jarak saat keluar sekolah.

“Orang tua juga perlu menjemput anak di titik yang telah ditentukan sekolah. Bila anak pulang sendiri, ingatkan untuk jaga jarak. Sampai dirumah lepas alas kaki dan letakkan barang – barang yang dibawa di luar rumah supaya bisa disemprot dengan disinfektan. Minta anak cuci tangan dengan sabun, langsung mandi dan ganti baju dengan baju yang bersih. Jangan sampai terlewat panduan langkah sehat anak sekolah di tengah pandemi ini,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu orang tua siswa MI Miftahul Huda 4, Siska mengungkapkan dirinya senang dengan rencana PTM nanti. Ia juga telah bersiap mengikuti panduan seru belajar kebiasaan baru jika PTM nanti dilaksanakan.

“Saya senang jika nantinya sekolah dilakukan tatap muka. Bisa lebih efektif karena bisa fokus dan bisa lebih menghormati guru. Ada yang ditiru juga karena pendidikan didasari akhlak itu sangat penting. Nantinya juga kesehatan anak diperhatikan kalau tatap muka. Kalau flu berarti istirahat dulu, terus wajib pakai masker dan bawa jajan sendiri. Kemudian nanti harus jaga jarak dan anak – anak harus senang juga supaya imun nya kuat,” ungkapnya. (mg4/pal/aji)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.