Pemkab Kendal Bagikan Seragam Batik Gratis untuk Siswa SD

Pemkab bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta DPRD Kendal saat penyerahan simbolis seragam batik untuk siswa di SDN Pegulon 12 Kendal, Rabu (17/12/25)
Pemkab bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta DPRD Kendal saat penyerahan simbolis seragam batik untuk siswa di SDN Pegulon 12 Kendal, Rabu (17/12/2025). Foto: Yoedhi/Lingkar.co

Lingkar.co -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal mulai membagikan seragam batik baru secara gratis untuk siswa Sekolah Dasar (SD). Penyerahan seragam batik ini dilakukan langsung oleh Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, sebagai bagian dari program baru bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta DPRD Kendal. di SDN Pegulon 12 Kendal, Rabu (17/12/2025)

Program pemberian seragam batik gratis ini menyasar seluruh siswa sekolah dasar mulai kelas satu hingga kelas enam. Namun, pelaksanaannya dilakukan secara bertahap. Pada tahun pertama, bantuan seragam batik diberikan kepada siswa di lima kecamatan, yakni Kecamatan Kendal, Kaliwungu, Boja, Sukorejo, dan Weleri.

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, mengatakan program ini telah disetujui DPRD Kendal dan mulai direalisasikan tahun ini. Batik yang dibagikan berwarna merah dengan motif khas Kendal, di antaranya gambar kendi, perahu, padi, ikan, serta logo Kendal bertuliskan “Kendal Berdikari”. Batik tersebut diharapkan menjadi identitas sekaligus sarana pelestarian budaya lokal.

Menurut Bupati, tujuan pemberian seragam batik secara menyeluruh adalah agar setiap jenjang pendidikan memiliki identitas yang jelas. Untuk siswa sekolah dasar digunakan batik merah, sedangkan siswa sekolah menengah pertama menggunakan batik berwarna biru, sehingga mudah dibedakan dan dikenali.

Bupati juga berharap seragam batik ini dapat dikenakan secara rutin setiap hari Kamis. Mengingat keterbatasan anggaran, pembagian dilakukan bertahap dan ditargetkan pada tahun 2027 seluruh siswa sekolah dasar di Kabupaten Kendal sudah memiliki seragam batik.

“Seragam ini diberikan secara bertahap yang di targetkan tahun 2027 semua siswa sudah dapar seragam batik gratis, ini akan di pakai tiap hari kamis”. kata Bupati

Ketua DPRD Kabupaten Kendal, Mahfud Shodiq, mengapresiasi program pemberian seragam batik gratis bagi siswa sekolah dasar. Meski demikian, ia menyebut keterbatasan anggaran membuat program ini belum bisa menjangkau seluruh siswa pada tahun ini. Untuk tahun 2026, anggaran lanjutan telah disetujui DPRD Kendal.

“Saya sangat mengapresiasi atas inisiasi dari Dinas Pendidikan, sebab ini merupakan seragam identitas anak, untuk membedakan anak SMP dan SD”. ungkap shodiq

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonay, menjelaskan jumlah penerima bantuan seragam batik pada tahap pertama mencapai sekitar 23.586 siswa. Jumlah tersebut baru sekitar sepertiga dari total siswa sekolah dasar di Kabupaten Kendal yang mencapai lebih dari 70 ribu siswa.

Setiap siswa menerima satu stel seragam batik. Untuk siswa laki-laki berupa kemeja batik lengan pendek dengan celana panjang, sedangkan siswa perempuan menerima blus batik lengan panjang dan rok panjang. Harga satu stel seragam batik tersebut sekitar dua ratus ribu rupiah.

” tahun ini pengadaan kita ada di lima kecamatan, yakni Sukorejo,Weleri,Kendal, Boja dan Kaliwungu, d tahun 2026 nanti juga ada 3 kecamatan lagi mungkin lebih, secara bertahab semua akan mendapatkan seragam”. jelas Feri

Ferinando menambahkan, program ini bertujuan membudayakan penggunaan batik sejak dini sebagai warisan budaya bangsa, sekaligus memperkuat identitas pelajar Kendal melalui perbedaan warna batik antarjenjang pendidikan.

Penulis: Yoedhi W