Berita  

Plt Bupati Pati Buka Bimbingan Manasik Haji 2026, Minta CJH Siap Mental dan Fisik

Pembukaan dan Orientasi Bimbingan Manasik Haji Kabupaten Pati yang digelar di Pendopo Kabupaten Pati, Kamis (5/2/2026). Foto: Istimewa/Pemkab Pati.

Lingkar.co – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menghadiri Pembukaan dan Orientasi Bimbingan Manasik Haji Kabupaten Pati yang digelar di Pendopo Kabupaten Pati, Kamis (5/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam pembekalan Calon Jamaah Haji (CJH) sebelum keberangkatan ibadah haji tahun 2026.

Dalam sambutannya, Chandra menyampaikan apresiasi kepada Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pati beserta seluruh jajaran atas terselenggaranya kegiatan manasik haji. Ia menegaskan bahwa ibadah haji merupakan anugerah besar yang membutuhkan kesiapan matang dari jamaah maupun penyelenggara.

“Saya mengucapkan selamat kepada Bapak Ibu sekalian yang telah memperoleh kesempatan dari Allah SWT untuk menunaikan Rukun Islam yang kelima. Ibadah haji membutuhkan kesiapan mental, fisik, dan spiritual agar pelaksanaannya dapat berjalan dengan optimal,” ujar Chandra.

Chandra juga mengungkapkan optimismenya terhadap peningkatan kualitas pelayanan haji seiring berdirinya kementerian khusus yang menangani haji dan umrah. Menurutnya, sistem pelayanan terpadu diharapkan mampu menghadirkan layanan yang lebih profesional, efisien, dan akuntabel bagi jamaah.

“Pelaksanaan manasik haji ini sangat krusial sebagai sarana pembekalan yang komprehensif. Oleh karena itu, saya mengimbau seluruh calon jamaah agar mengikuti setiap tahapan manasik dengan sungguh-sungguh dan aktif berdiskusi dengan pembimbing,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa keberangkatan jamaah haji Kabupaten Pati tahun 2026 masuk dalam gelombang kedua. Saat ini terdapat lima kloter, yakni kloter 49 hingga 53, dengan rencana pemberangkatan pada 7 hingga 21 Mei 2026.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan petugas haji yang telah menyiapkan penyelenggaraan haji tahun ini. Semoga seluruh proses dapat berjalan dengan lancar dan memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah,” ungkapnya.

Sementara itu, Perwakilan Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pati, Rahardian Yunianto, menjelaskan bahwa manasik haji tingkat kecamatan akan dilaksanakan selama empat hari, mulai 9 hingga 12 Februari 2026, di 16 titik lokasi. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber profesional untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada jamaah.

“Jumlah jamaah haji Kabupaten Pati yang terdaftar sebanyak 1.295 orang, terdiri dari 571 jamaah laki-laki dan 724 jamaah perempuan. Seluruh paspor jamaah telah terkirim dan proses administrasi saat ini terus berjalan,” jelas Rahardian.

Ia menambahkan, jamaah haji Kabupaten Pati tergabung dalam kloter 49 hingga 53. Kloter 49 merupakan kloter gabungan bersama Kabupaten Rembang, sementara kloter 50 hingga 53 bergabung dengan Kota Surakarta. Seluruh jamaah masuk gelombang kedua dan dijadwalkan berangkat pada Mei 2026. (*)